Sabtu, 25 Nov 2017 18:25 WIB

Agar Tak Kalah Saing, Pelapak Online Butuh Edukasi

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta - Indonesia tidak hanya diserbu perusahaan e-commerce dari dalam, tapi juga para penjual online yang berasal dari negara lain. Karena itu agar tak kalah bersaing, penjual online harus terus mendapat edukasi.

Hal tersebut diungkap Founder sekaligus CEO Bukalapak Achmad Zaky. Menurutnya edukasi menjadi kunci agar pelapak online di tanah air bisa bersaing dari lainnya.

"Intinya edukasi. Karena kami percaya, kalo pelapak terdidik dan ilmunya banyak akan bisa kompetitif. Di luar sana, penjual online sudah maju sekali. Kita ingin lewat edukasi pelapak kita jauh lebih maju," kata Zaky saat ditemui di acara Kopdar Akbar Pelapak Bukalapak di Wisma Aderon, Jakarta, Sabtu (25/11/2017).

Bukalapak sendiri untuk meningkatkan kualitas pelapaknya menyiapkan kurikulum edukasi. Berisikan materi-materi yang akan membantu penjualan para pelapak.

E-commerce yang identik dengan warna merah marun ini juga mengajak pelapak yang sudah sukses untuk berbagi. Agar para pelapak sama-sama bisa maju dan berkembang.

"Di Bukalapak, kami tidak ingin pelapak yang sukses punya sifat egois. Kalo sudah kaya makan sendiri. Kita sarankan jangan, harus ajarin yang lain, biar ilmunya nular," kata Zaky.

"Karena yang akan untung bukan dia doang. Karena kalau pelapak bagus-bagus, pasarnya jadi ramai Bukalapak. Penjual yang tadi sudah kaya bisa lebih kaya lagi. Dengan berbagi membuat kita bisa lebih kaya lagi. Jadi yang sudah gede-gede kami suruh turun ke lapangan," pungkas bos Bukalapak itu.

[Gambas:Video 20detik]

(afr/mag)