Rabu, 22 Nov 2017 15:06 WIB

Alipay Milik Alibaba Hadir di Bali, Go-Jek: Ayo Kita Lawan!

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta - Tak banyak yang mengetahui layanan pembayaran online milik Alibaba, Alipay, sudah beroperasi di Indonesia. Lantas bagaimana pemain lokal, seperti Go-Jek menghadapinya?

Kehadiran Alipay di Indonesia sempat diungkap Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara di acara peluncuran layanan Go-Bill di markas Go-Jek, Jakarta, Rabu (23/11/2017).

Sayangnya pria yang kerap disapa Chief RA itu tidak memberitahukan secara detail. Dia hanya mengatakan Alipay sudah digunakan di Bali.

"Di Bali banyak wisatawan dari China. Jadi sejumlah tempat di sana sudah menerima pembayaran menggunakan Alipay," katanya.

CEO dan Founder Go-Jek Nadiem Makarim turut mengungkap kehadiran AliPay di Pulau Dewata. Hanya saja, dia tidak bisa merinci lebih lanjut.

"Dengarnya sudah diterima di sejumlah airport. Tapi itu perlu dikonfirmasi dan dicek lagi," kata Nadiem.

Kehadiran Alipay tentu menjadi ancaman serius bagi penyedia layanan financial technology (fintech) asal Indonesia. Dengan modal yang lebih besar, pemain dari luar tentu akan lebih gesit bergerak.

Menanggapi itu, Nadiem sendiri terlihat tidak gentar. Ia malah mengajak pemain lokal untuk melawan kehadiran pemain dari luar dengan menghadirkan layanan terbaik.

"Saya berharap pemain lokal harus stand up. Jangan biarkan pemain asing mengalahkan pemain lokal. Meski mereka lebih tinggi (modalnya), teknologinya lebih canggih, Go-Jek telah membuktikan kita bisa stand up. Kita bisa melawan kompetitor yang jauh lebih besar," ujarnya.

Terkait strategi menghadapi pemain global, Go-Jek akan terus berkolaborasi dengan pihak perbankan di Tanah Air. Selain itu mereka akan memperbanyak layanan sehingga makin memudahkan penggunanya, salah satunya yang baru saja diluncurkan Go-Bills.

"Demi menjaga kedaulatan kita. Dari dulu Go-Jek itu misinya untuk masyarakat Indonesia. Tentu menjadi kebanggan jika ada produk Indonesia yang jadi world class," pungkas Nadiem. (rns/rou)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed