BERITA TERBARU
Minggu, 08 Okt 2017 08:55 WIB

Pionir Pesan Instan AOL Instant Messenger Tutup Usia

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Sebelum kedatangan WhatsApp, Telegram ataupun Line, AOL Instant Messenger (AIM) merupakan pionir pesan instan di era digital. Sayangnya, AIM harus tutup usia di umurnya yang ke-20.

AIM mengumumkan penutupan layanan terhitung mulai 15 Desember 2017. Begitu yang tertera di halaman situsnya.

"Kami tahun ada begitu banyak penggemar setia yang telah menggunakan AIM selama beberapa dekade dan kami senang bekerja dan membangun aplikasi chat pertama dari sejenisnya sejak 1997," kata AIM yang dikutip Tech Crunch, Minggu (8/10/2017).

Di awal era internet hadir di masyarakat, AIM menjadi penghias bagi mereka yang ingin berkomunikasi melalui aplikasi pesan instan. AIM yang muncul sejak 1997 ini, mulanya diintegrasikan ke dalam desktop AOL yang kemudian dirilis sebagai unduhan yang berdiri sendiri untuk Microsoft Windows.

Ketika itu, sebagai penyedia pesan instan, AIM bersaing dengan ICQ, Yahoo Messenger, dan MSN Messenger merebut hati pengguna internet.

Masa kejayaan AIM mulai terkikis dengan hadirnya Facebook, BlackBerry Messenger (BBM), WhatsApp, Telegram, dan Line. Kalah bersaing, menyebabkan perusahaan yang dulunya punya nilai USD 224 miliar turun drastis menjadi USD 4,4 miliar saat dijual ke Verizon pada 2015.

"Fokus kami akan selalu memberikan pengalaman inovatif yagn diinginkan konsumen. Kami lebih bersemangat daripada sebelumnya untuk fokus membangun generasi berikutnya dari merek ikon dan produk yang mengubah hidup," ujar AIM.

"Dari pengaturan pesan yang sempurna sampai obrolan akrab dari pesan yang masuk, AIM akan selalu memiliki tempat khusus di hati kami," ujar AIM kepada pengguna melalui email.

Selamat tinggal, AIM! (asj/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Senin, 18 Jun 2018 19:59 WIB
    Huawei merilis surat terbuka yang isinya membantah tudingan pemerintah Australia yang menilai jaringan mereka berbahaya bagi keamanan nasional negara itu.
  • Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Senin, 18 Jun 2018 15:35 WIB
    Berbahan dasar kardus, tak sedikit gamer yang mengejek kemunculan Nintendo Labo. Meski demikian, nyatanya aksesoris Nintendo Switch ini laris manis di pasaran.
  • Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Senin, 18 Jun 2018 14:26 WIB
    Google terus memperkuat cengkraman bisnisnya di China dengan cara mengguyur uang triliunan rupiah di salah satu raksasa e-commerce pesaing terkuat Alibaba.
  • Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Senin, 18 Jun 2018 13:35 WIB
    Telkomsel mencatat kenaikan trafik layanan data signifikan. Jika dibandingkan periode Lebaran tahun lalu, trafik data operator seluler itu melonjak pesat 109%.
  • Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Senin, 18 Jun 2018 12:53 WIB
    Setelah update Thanos dari euforia film Avengers Infinity War beberapa waktu lalu, kini game Fortnite juga ikut serta menyemarakkan Piala Dunia 2018.
  • Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Senin, 18 Jun 2018 10:59 WIB
    Hari ini adalah hari ayah di Amerika Serikat. Pendiri Microsoft Bill Gates pun tak ketinggalan mengucapkan selamat hari ayah untuk bapaknya yang ternyata..