Jumat, 18 Agu 2017 09:45 WIB

Gaet Rp 14 Triliun, Ini Kisah Pendiri Tokopedia Bikin Situsnya Meraksasa

Adi Fida Rahman - detikInet
Wiliam Tanuwijaya. Foto: Dewi Rachmat Kusuma Wiliam Tanuwijaya. Foto: Dewi Rachmat Kusuma
Jakarta - Tokopedia berhasil meraih investasi USD 1,1 miliar atau sekitar Rp 14 triliun dari Alibaba, raksasa e-commerce asal China milik Jack Ma. Kesuksesan Tokopedia yang sekarang sudah jadi unicorn, startup dengan valuasi USD 1 miliar atau lebih, tidak diraih dalam waktu singkat. Butuh perjuangan hingga ke titik sekarang ini.

Tokopedia didirikan oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edision. Kehadiran e-commerce tidak terlepas dari pengalaman hidup salah satu pendirinya.

Kala itu William bekerja di forum jual beli. Pria kelahiran Pematang Siantar itu kerap mendapati banyak komplain dari pengguna yang mengalami penipuan transaksi. Akhirnya timbul ide untuk membuat sebuah tempat yang terpercaya untuk jual beli online.

Meski sempat diragukan karena tidak ada latar belakang bisnis, Wiliam tetap nekat mewujudkan keinginannya itu. Akhirnya pada pada 6 Februari 2009, ia bersama Leon mendirikan Tokopedia. Dan pada 17 Agustus 2009, e-commerce itu resmi diluncurkan.

"Saya cuma lulusan pekerja warnet, benar-benar jarang ke kampus, kalau ke kampus pas ujian saja. Belum pernah pengalaman bangun bisnis, track record belum ada, jadi modalnya semangat bambu runcing," sebut William dalam sebuah kesempatan. Ia tercatat kuliah di Binus.

Namun William jalan terus. Pada bulan pertama berdiri, Tokopedia baru berhasil menggaet 509 merchants dengan 4.560 member. Jumlah transaksi yang dibukukan hanya Rp 33 juta.


Setahun berdiri, Tokopedia mengalami perkembangan signifikan. Mereka berhasil mengandeng 4.659 merchant dengan 44.785 anggota. Transaksi yang ditorehkan mencapai Rp 5,954 miliar.

Angka tersebut terus bertambah hingga sekarang. Pada awal tahun 2017, Tokopedia telah memiliki 40 juta produk dengan 12 juta pengguna. Sementara total transaksi tembus lebih dari Rp 1 triliun per bulan.

Meski awalnya Wiliam mengaku sulit mendapatkan suntikan dana, berkat sejumlah pencapaian Tokopedia, sejumlah investor mulai berdatangan. Tercatat di antaranya adalah East Venture, CyberAgent Ventur dan Softbank.

Investor yang disebutkan terakhir pernah mengucurkan dana besar di Tokopedia. SoftBank mengguyur USD 100 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun (kala itu kurs USD 1 = Rp 12.000) pada 2014.

Setelah mendapat modal besar, Tokopedia makin berlari kencang. Apalagi sekarang kembali diguyur duit sangat besar dari Alibaba.

Nasehat Menarik Bos Tokopedia

Semua itu tidak terlepas dari kerja keras dan semangat Wiliam, Leon dan seluruh Nakama (sebutan karyawan Tokopedia). William berpesan jangan takut dan pantang menyerah.

"Pertanyaan yang saya sering dapat adalah bagaimana saya bisa bertahan. Ada yang memberi saya nasehat, jangan mimpi muluk-muluk, yang realistis saja. Tapi Bung Karno pernah bilang, bermimpilah setinggi langit sehingga kalau jatuh masih di antara bintang-bintang," ujar William.

"Public speaking merupakan ketakutan terbesar saya. Namun, saya tidak pernah menyerah untuk menaklukan ketakutan terbesar saya. Hal itulah yang saya terapkan dalam merintis Tokopedia. Nama besar Tokopedia di hari ini tentu saja berkat perjuangan serta kegigihan saya beberapa tahun lalu. Terlepas dari kegagalan Anda di hari ini, jangan pernah berhenti mencoba keesokan harinya," ungkapnya belum lama ini.

Di sisi lain, William menuturkan bahwa internet telah mengubah hidupnya dan juga jutaan masyarakat Indonesia. Demikian juga dengan pemakaian smartphone yang semakin luas.

"Terima kasih kepada smartphone dari berbagai perusahaan telco. Dahulu, fungsi handphone hanya untuk berkomunikasi saja. Saat ini, banyak fungsi dan keunggulan yang ditawarkan oleh smartphone," tambah dia. (fyk/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed