Kamis, 03 Agu 2017 19:19 WIB

Sektor Migas Mulai Rajin Tanam Investasi Digital

Josina - detikInet
Paparan Riset Accenture di Jakarta (Josina/detikINET) Paparan Riset Accenture di Jakarta (Josina/detikINET)
Jakarta - Hadirnya teknologi digital selain memudahkan urusan pekerjaan juga dapat menekan biaya operasional perusahaan. Salah satu industri yang mulai rajin berinvestasi digital adalah perusahaan minyak dan gas bumi.

Menurut Managing Director Resources Management Consulting Accenture Mark Teoh, manfaat tersebut akan dirasakan jika menggabungkan kemampuan digital dan inovasi baru.

"Transformasi digital membantu mengelola masuknya arus besar data baru, memungkinkan informasi tersebut untuk memberikan nilai tambah bagi setiap segmen bisnis. Ini mampu membuka jaringan informasi dan menciptakan arus informasi yang lebih cepat," ujarnya saat ditemui detikINET di Jakarta, Rabu (2/8/2017).

Meski transformasi digital belum menjadi faktor investasi utama. Namun hasil riset yang dilakukan Accenture dengan melibatkan lebih dari 200 eksekutif, pemimpin, dan insinyur perusahaan minyak dan gas bumi di dunia, termasuk Asia Tenggara yang bertajuk 'Accenture Connected Refinery' mengungkapkan lebih dari separuh responden (57%) mengatakan tingkat investasi digital mereka saat ini secara umum lebih besar dibandingkan 12 bulan yang lalu.

Beberapa investasi digital yang mulai dilirik berdasarkan pada riset Accenture adalah analisis (74%), keamanan digital (41%), dan mobilitas (38%). Beberapa area investasi bisnis terkini dan yang tengah direncanakan untuk meningkatkan konektivitas digital termasuk di dalamanya adalah otomasi yang lebih bayak, memindahkan operasi ke Cloud, solusi seluler, Al (artificial intelligence) dan robotika.

"Saat ini biaya teknologi komputasi relatif lebih murah daripada sebelumnya, serta solusi Mobile dan Internet of Things lebih mudah dilakukan. Dengan demikian perusahaan minyak dan gas bumi harus bergerak melampui proyek percobaan teknologi digital baru menuju pada penerapan skala untuk melihat manfaat digital. Mereka kemudian akan melihat pengurangan biaya operasional yang signifikan dan potensi transformasi bisnia yang dpat dimungkinkan oleh teknologi ini," pungkasnya. (jsn/rou)