Senin, 24 Jul 2017 11:12 WIB

Grab Mau Diguyur Duit Rp 33 Triliun!

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kantor Grab di SIngapura. Foto: Nathania/detik Kantor Grab di SIngapura. Foto: Nathania/detik
Jakarta - Grab akan dikucuri banyak uang oleh investor. Perusahaan ride sharing online asal Malaysia ini menargetkan pendanaan USD 2,5 miliar atau di kisaran Rp 33 triliun.

Dikutip detikINET dari Reuters, rekanan Grab asal China yaitu Didi Chuxing dan operator kenamaan Jepang Softbank Group Corp akan memimpin tahapan pendanaan terbaru untuk Grab senilai USD 2 miliar. Dan Grab mengharapkan ada tambahan USD 500 juta sehingga totalnya USD 2,5 miliar.

Pendanaan puluhan triliun tersebut disebut sebagai yang terbesar bagi startup di Asia Tenggara. Grab diperkirakan akan bernilai USD 6 miliar setelah datangnya dana itu.

Grab yang kantor pusatnya berbasis di Singapura bersaing ketat dengan Uber di Asia Tenggara dan khusus Indonesia, juga melawan Go-Jek. Mereka beroperasi di 7 negara dengan sekitar 1,1 juta pengemudi.

"Dengan dukungan Didi dan Softbank, Grab akan memimpin ridesharing dan membuat GrabPay menjadi pilihan solusi pembayaran untuk Asia Tenggara," sebut Anthony Tan, pendiri dan CEO Grab.

Di sisi lain, Go-Jek kabarnya juga telah mendapatkan pendanaan terbaru senilai USD 100 juta sampai USD 150 juta dari raksasa internet China, Tencent. Tak pelak, persaingan di bisnis ride sharing bakal kian seru.

Apalagi mengingat Uber tengah kelimpungan ditinggal oleh sang CEO, Travis Kalanick yang mundur karena berbagai kontroversi. Sampai saat ini, Uber belum juga menemukan pengganti Kalanick. (fyk/rns)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed