Jumat, 26 Mei 2017 10:30 WIB

Digital Boardroom Sasar Industri Perbankan

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Foto: dok. SAP Foto: dok. SAP
Jakarta - Tingginya kebutuhan teknologi informasi di kalangan industri keuangan dan perbankan membuka celah bisnis untuk masuknya teknologi Digital Boardroom.

Seperti diketahui, transformasi digital terus berkembang di Indonesia, namun belum banyak perusahaan yang dapat memanfaatkan secara optimal data-data mereka untuk kemajuan bisnis.

Ini bisa dilihat dari lambatnya proses pengambilan keputusan, salah satunya karena tidak punya data yang terpadu. Permasalahan ini pun jadi celah baru bagi SAP untuk memasarkan bisnis solusi Digital Boardroom alias ruang rapat digital, yang diklaim mampu menyederhanakan pelaporan kinerja berbasis digital secara real-time.

PT Abyor International, perusahaan penyedia manajemen solusi enterprises resource planning (ERP) dari SAP di Indonesia menyatakan, solusi ini dapat mempermudah proses pengambilan keputusan bagi para direksi atau pengambil keputusan.

"Solusi ini penting karena kami tahu bahwa dunia ini begitu cepat berubah, termasuk dalam hal bisnis," kata Presiden Direktur PT Abyor International, Hari Tjahjono di Jakarta, Jumat (26/5/2017).

Saat ini PT Abyor fokus menyasar industri keuangan dan perbankan, sebab kebutuhan IT di industri keuangan dan perbankan sangat tinggi dan menuntut kualitas tertinggi karena data yang diolah berkaitan dengan aset pelanggan.

Dengan solusi SAP Digital Boardroom, menurut Hari, para stakeholder dapat menganalisis data perusahaan, mengidentifikasi risiko bisnis, dan melihat peluang bahkan tren ke depannya secara real-time. Para stakeholder bisa mengambil keputusan secara tepat untuk mengantisipasi pasar maupun untuk menganalisa data yang ada.

Terlebih lagi di industri perbankan data sangat besar dan jumlah transaksi harian dari seluruh lokasi perlu dimonitor, sehingga data merupakan motor penggerak bisnis analis serta pemangku kepentingan di industri keuangan dan perbankan di Indonesia.

Lebih lanjut dijelaskan, solusi Digital Boardroom memungkinkan perusahaan melakukan penghematan dari banyak sisi, termasuk dari sisi hardware karena perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya untuk investasi hardware.

"Solusi Digital Boardroom ini berbasis cloud, jadi perusahaan tidak perlu banyak investasi lagi untuk hardware," kata Wildan Ramadhani, Senior Business Manager PT Abyor International pada kesempatan yang sama.

Solusi ini juga dapat menghemat biaya meeting direksi karena bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Terlebih dengan teknologi S/4HANA, informasi bisa dianalisis hingga ke level transaksi sehingga menghemat waktu dan bisa dilakukan langsung oleh pengguna.

Wildan menekankan, solusi SAP Digital Boardroom bisa digunakan di seluruh industri, tidak hanya industri keuangan dan perbankan. Solusi ini sebenarnya sudah dikembangkan sejak 2016, namun baru gencar digeber pada awal 2017 di Indonesia. (rou/rou)