Jumat, 05 Mei 2017 13:02 WIB

Go-Jek Bungkam Soal Aliran Dana Triliunan dari China

Agus Tri Haryanto - detikInet
Pengemudi Go-Jek mengantar pelanggan. Foto: Rengga Sancaya Pengemudi Go-Jek mengantar pelanggan. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Sepanjang hari kemarin, beredar kabar bahwa Go-Jek berhasil mendapat kucuran dana investasi sebesar USD 1,2 miliar atau Rp 16 triliun dari perusahaan raksasa internet dari China, Tencent. Pihak manajemen Go-Jek pun mengungkapkan pernyataannya.

Saksikan video 20detik mengenai Go-Jek di sini:


Berdasarkan sumber yang enggan untuk disebutkan namanya, saat ini Go-Jek masih bungkam soal kabar 'gembira' tersebut untuk dibagikan kepada media.

"Sepertinya belum ada pernyataan dari manajemen (Go-Jek) saat ini," kata narasumber tersebut kepada detikINET, Jumat (5/5/2017).

Bila pendanaan senilai Rp 16 triliun yang kabarnya ditandatangani minggu lalu itu memang benar, maka valuasi atau nilai perusahaan startup penyedia layanan transporatasi online ini bisa melonjak drastis.

Jika memang benar para investor yang dipimpin Tencent menanamkan dana USD 1,2 miliar, maka nilai valuasi Go-Jek ditaksir sampai USD 3 miliar atau di kisaran Rp 40 triliun.

Valuasi USD 3 miliar itu akan menjadikan Go-Jek salah satu startup paling bernilai di Asia Tenggara. Menyamai saingannya Grab yang kabarnya memiliki valuasi sama-sama USD 3 miliar.

Go-Jek sendiri selama ini telah mendapatkan pendanaan cukup besar. Pada Agustus 2016, Go-Jek memperoleh investasi USD 550 juta dari KKR dan Warburg Pincus, yang membuat valuasi mereka berada di kisaran USD 1,3 miliar. (fyk/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed