Melalui pilot program ini, para mitra-pengemudi taksi Express yang berpartisipasi akan dapat menggunakan aplikasi Uber untuk menerima pemesanan perjalanan uberX dalam menunjang usaha mereka saat ini.
Kedua perusahaan percaya bahwa kemitraan ini akan menguntungkan mitra-pengemudi dengan memberikan kemudahan dan peluang ekonomi baru yang dimungkinkan dengan dukungan teknologi, serta memberi manfaat dan kenyamanan lebih bagi para penumpang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inisiatif ini katanya akan menjadi salah satu dari berbagai penawaran yang tersedia di program Vehicle Solutions Uber.
"Sebagai salah satu perusahaan taksi terbesar di Indonesia, kami terus mengeksplor cara-cara baru untuk menciptakan value bagi para stakeholder kami," kata Benny Setiawan, Chief Operating Officer dari Express Group, Senin (19/12/2016).
"Melalui kolaborasi bersama Uber, kami harap tingkat utilisasi armada Express Group dapat ditingkatkan dan kami dapat memberikan layanan mobilitas yang aman, nyaman, dan menarik bagi penumpang, sekaligus memungkinkan pengemudi kami untuk mendapat manfaat dari teknologi ridesharing yang memberikan fleksibilitas dan peluang ekonomi yang lebih," paparnya lebih lanjut.
Kolaborasi ini juga disambut gembira oleh Eric Alexander, Head of Business, APAC, Uber. "Kami antusias bahwa Express Group, sebuah perusahaan taksi terkemuka di Indonesia, menggunakan ridesharing dan teknologi untuk menjangkau pangsa pasar baru," ujarnya.
"Kolaborasi ini ditujukan untuk menjadikan ridesharing semakin andal bagi penumpang dan membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi mitra-pengemudi. Kami senang dapat berkolaborasi dengan Express Group," pungkas Eric.
Uber sejak didirikan pada 2009 telah berekspansi secara global. Saat ini Uber hadir di lebih dari 450 kota di 72 negara, dan di lima kota di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali.
Sementara Express Group yang didirikan pada April 1989, kini mengoperasikan lebih dari 11.000 unit taksi di seluruh Indonesia dengan wilayah pelayanan mencakup Jadetabek, Medan, Semarang, Surabaya, Padang, Bali dan Lombok. Express Group juga memiliki lebih dari 2.200 karyawan dan lebih dari 17.000 pengemudi sebagai mitra kerja. (rou/rou)