Microsoft akan Tutup Kantor Skype

Microsoft akan Tutup Kantor Skype

Rachmatunnisa - detikInet
Senin, 19 Sep 2016 15:41 WIB
Foto: Reuters/Mike Segar
Jakarta - Microsoft didorong untuk segera meredakan ketidakpastian dengan mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK). Ratusan karyawan di markas besar Redmond, Washington, Amerika Serikat dan London, Inggris terancam kehilangan pekerjaan.

Juli lalu, raksasa software ini mengumumkan rencananya merumahkan sekitar 2.850 pekerja pada 2017. Sejalan dengan pengumuman tersebut, menyusul laporan yang menyebutkan Microsoft akan menutup kantor Skype di London.

Dikutip detikINET dari Tech Times, Senin (19/9/2016), paling tidak ada 220 orang yang akan kehilangan pekerjaannya, jika kantor di London resmi ditutup.

Juru bicara Microsoft mengatakan, PHK tersebut mengkonsolidasikan sejumlah posisi engineering yang akan berdampak pada Skype dan Yammer. Hal ini juga merupakan bagian dari rencana Microsoft memindahkan semua karyawannya di London ke Paddington.

"Sebagai bagian dari upaya ini, Microsoft meninjau ulang sejumlah peran di London dan memutuskan untuk menggabungkan beberapa posisi engineering," sebut juru bicara tersebut.

"Microsoft akan memasuki proses konsultasi dan menawarkan kesempatan baru jika memungkinkan," sambungnya.

Selama beberapa pekan lalu, Microsoft tercatat merumahkan 300 karyawan dari sejumlah kantornya yang tersebar di berbagai negara. Namun sebagian besar PHK terjadi di Washington. Beberapa karyawan di Redmond, yang merupakan kantor pusat Microsoft juga dilaporkan kehilangan pekerjaan. (rns/ash)