Dikutip detikINET dari Reuters, Selasa (13/9/2016), Samsung menyatakan inilah saat yang tepat bagi Lee masuk dewan direksi yang akan memungkinkan dia berperan secara aktif dalam membuat keputusan strategis.
Keputusan itu dibuat di tengah gejolak recall Note 7 di seluruh dunia. Harga saham Samsung telah anjlok miliaran dolar sejak isu tersebut muncul meski analis yakin Samsung akan dapat mengatasinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia telah terlibat dalam banyak strategi dan keputusan Samsung, tapi ini adalah peran yang lebih resmi dan lebih formal di perusahaan," sebut seorang sumber internal.
Keputusan berat melakukan recall Note 7 pun kabarnya dilakukan oleh Lee. Meski ongkosnya sangat besar, ia jelas tak ingin reputasi Samsung tercemar dengan membiarkan produk bermasalah beredar di pasaran.
"Samsung Group tampaknya telah memutuskan bahwa tidak tepat untuk menunda keputusan ini mengingat kecil kemungkinan Chairman Lee Kun hee untuk kembali," ujar Kim Sang jo, profesor ekonomi di Hansung University.
"Semakin lama keputusan ditunda, maka kian lama pula tidak ada orang yang bisa bertanggungjawab dan beraksi dalam merespons isu seperti recall Note 7," pungkasnya. (fyk/rou)