Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Nokia Ditinggal Bos Paten

Nokia Ditinggal Bos Paten


Rachmatunnisa - detikInet

Foto: Reuters
Jakarta - Kepala divisi lisensi paten Nokia Technologies memutuskan untuk mengundurkan diri. Divisi ini memang kecil, namun sangat penting dan menguntungkan bagi Nokia.

Ramzi Haidamus, selama lebih dari dua tahun di Nokia Technologies, menangani paten dan pengembangan produk baru untuk konsumen. Di bawah kepemimpinannya, divisi tersebut baru-baru ini menandatangani kesepakatan dengan HMD Global, sebagai bagian dari upaya mengembalikan kejayaan Nokia di pasar ponsel.

"Sekarang adalah waktunya mengeksplorasi kesempatan baru untuk mengejar semangat saya dalam membangun dan mentransformasi bisnis," kata Haidamus seperti dikutip detikINET dari Reuters, Selasa (6/9/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum bergabung di Nokia, Haidamus menghabiskan puluhan tahun menjalankan lisensi paten untuk Dolby Laboratories. Pria berusia 52 tahun ini tetap tinggal di Silicon Valley, bahkan meski dirinya pada 2014 sudah bergabung di Nokia yang bermarkas di Finlandia.

Nokia mengonfirmasi kabar ini, dan menyatakan Haidamus akan resmi meninggalkan Nokia mulai akhir bulan depan. Hengkangnya Haidamus diumumkan hanya berjarak sebulan setelah Nokia mengumumkan dua kesepakatan lisensinya dengan Samsung yang akan mulai berlaku kuartal ini.

Divisi yang dipimpin Haidamus ini sedang berupaya keras mengerahkan paten dan royalti brand Nokia ke tingkat tahunan senilai 950 juta euro, lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya di angka 800 juta euro.

Kesepakatan yang memungkinkan paten Nokia digunakan di produk Samsung ini, cukup berdampak bagus dan mengembalikan kepercayaan investor. Belum diketahui siapa pengganti Haidamus sepeninggalnya. Namun CEO Nokia Technologies memastikan divisi tersebut akan meneruskan apa yang sudah dilakukan Haidamus.

"Saya yakin dengan pondasi yang kuat, Nokia Technologies akan melanjutkan perkembangannya tanpa kehilangan tajinya," kata Chief Executive Nokia Technologies Rajeev Suri. (rns/rou)
TAGS





Hide Ads
LIVE