Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Nintendo Merana di Tengah Demam Pokemon Go

Nintendo Merana di Tengah Demam Pokemon Go


Yudhianto - detikInet

Foto: Getty Images
Jakarta - Meski menjadi salah satu perusahaan yang ikut andil dalam kesuksesan Pokemon Go, nyatanya Nintendo tak benar-benar merasakannya.

Seperti dilansir Forbes, nilai saham produsen Jepang ini dilaporkan anjlok. Di lantai bursa Tokyo Stock Exchange, nilai saham Nintendo dilaporkan jatuh hingga 17%. Itu pun diprediksi bisa lebih besar lagi penurunannya kalau aturan di Tokyo tidak menolongnya.

Sebagai informasi, Tokyo Stock Exchange membatasi penurunan saham tak lebih dari 18%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut analis, turunnya saham Nintendo merupakan imbas sentimen negatif jelang laporan keuangan produsen game ini. Pasalnya, meski Pokemon Go sukses besar, hal tersebut tak memberikan dampak signifikan bagi Nintendo. Para investor pun disebut tak nyaman dengan keadaan tersebut.

Singkatnya, laporan keuangan Nintendo yang baru akan diumumkan di akhir pekan ini diprediksi tak akan terlalu menggembirakan.

Tapi hal ini sejatinya telah diperkirakan sebelumnya, sebab kepemilikan Nintendo terhadap Pokemon Go hanya berada di angka 32%. Sehingga hanya sebagian kecil dari pemasukan Pokemon Go yang mengalir ke Nintendo.

Kembali ke soal saham, dibandingkan dengan kenaikan saham yang dialami Nintendo ketika Pokemon Go pertama kali dirilis, penurunan yang dialami sekarang masih lebih rendah. Nilai saham Nintendo tercatat masih 60% lebih tinggi dibanding ketika sebelum Pokemon Go dirilis.

Tapi tetap saja, akibat penurunan tersebut valuasi Nintendo anjlok hingga USD 6,4 miliar. Padahal sebelumnya valuasi Nintendo mencapai USD 17,6 miliar. Artinya hanya dalam sehari Nintendo kehilangan setengah nilai perusahaannya, yang kini berada di angka USD 6,7 miliar. (yud/ash)
TAGS







Hide Ads