Seperti detikINET kutip Reuters, Senin (11/7/2016), Line memasang harga sebesar 3.300 yen per lembar saham saat menggelar initial public offering (IPO).
Dalam pengajuan IPO-nya, Line menyebut rentang harga sahamnya adalah 2.900-3.300 yen. Rentang harga ini naik pekan lalu dari sebelumnya 2.700-3.200 yen karena optimisme pasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun dia memberi catatan, para investor harus juga melihat secara jangka panjang, apakah Line akan menguntungkan dalam jangka panjang.
Langkah Line melakukan dua IPO di bursa saham New York dan Tokyo memang tidak mulus. Line kesulitan meyakinkan investor. Para manager pendanaan dan investor skeptis dengan pasar Line dan prospek ekspansinya.
Mereka juga mempertanyakan apakah strategi iklan yang dijalankan Line akan bekerja dengan baik. Dalam pengajuan IPO-nya, Line menyebutkan akan memanfaatkan empat pasar utamanya, yakni Jepang, Thailand, Indonesia dan Taiwan. (rns/rou)