Telkom mengukuhkan diri sebagai satu-satunya perusahaan telekomunikasi di Indonesia yang punya market kapitalisasi hingga Rp 292,32 triliun. Angka ini terungkap dalam penutupan perdagangan di New York, Amerika Serikat.
Saat ini saham Telkom tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan New York Stock Exchange (NYSE). Aksi dual listing ini sudah berjalan 20 tahun lamanya, dan dipastikan oleh Dirut Telkom Alex Janangkih Sinaga masih akan bertahan dalam waktu lama.
"Sebagai perusahaan milik negara, tercatatnya Telkom di bursa global tentulah memiliki nilai strategis di samping membangkitkan kebanggaan nasional. Telkom adalah satu-satunya perusahaan Indonesia yang berhasil menembus bursa global NYSE," ungkap Alex dalam emailnya, Jumat (27/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan olehnyanya, sebagai satu-satunya perusahaan Indonesia yang melakukan dual listing dan tercatat di NYSE, Telkom telah membuktikan diri sebagai perusahaan dengan kinerja portofolio yang konsisten. Hal itu terbukti dengan market kapitalisasi Telkom yang mencapai Rp 292,32 triliun saat penutupan perdagangan pada 25 November 2015 waktu setempat di New York.
Melihat manfaat listing di NYSE, Alex menegaskan Telkom akan tetap mempertahankan statusnya sebagai perusahaan multi listing khususnya di NYSE. Tercatatnya Telkom di dua bursa saham, kata Alex, telah meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).
Pencatatan di NYSE juga pembuktian komitmen Telkom untuk memenuhi tuntutan pelaporan serta transparansi perusahaan berstandar internasional. Di samping itu, juga secara internal mampu mendorong seluruh jajaran Telkom untuk terus berinovasi demi memenuhi harapan seluruh stakeholders yang menginginkan kinerja operasional yang terus meningkat serta performa keuangan yang terus menunjukkan pertumbuhan.
"Tidak mudah untuk mewakili dunia usaha Indonesia di pusat keuangan dunia, serta menunjukkan kinerja portofolio yang konsisten. Ini adalah sebuah sebuah prestasi sekaligus kebanggaan bagi Telkom dan Indonesia," pungkas Alex yang dalam kunjungannya ke New York ikut ditemani oleh Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah.
(rou/yud)