Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
CEO Cantik Yahoo Didesak Mundur

CEO Cantik Yahoo Didesak Mundur


Fino Yurio Kristo - detikInet

CEO Yahoo Marissa Mayer (gettyimages)
Jakarta -

Kala Marissa Mayer menjadi CEO Yahoo pada Juli 2012 lalu, harapan tinggi dibebankan di pundaknya. Bahwa wanita berparas cantik ini akan bisa memperbaiki nasib Yahoo. Tapi tiga tahun berlalu, Yahoo tak juga bangkit.

Dikutip detikINET dari Newser, harga saham Yahoo tahun ini sudah turun 35%. Sebagian investor meminta Mayer turun dari jabatannya. "Perusahaan dan pemegang saham akan lebih baik jika dia pergi," kata Eric Jackson, salah satu investor Yahoo.

Di mata karyawan Yahoo sendiri, popularitas Mayer juga anjlok. Berdasarkan data di website Glasdoor yang biasa digunakan karyawan curhat, hanya 73% karyawan Yahoo saat ini senang dengan kepemimpinan Mayer. Turun jauh dari angka 99% saat dia ditunjuk jadi CEO.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sudah begitu, beberapa sosok kunci di manajemen Yahoo belakangan hengkang. Sebut saja Marketing and Media Chief Yahoo Kathy Savitt dan Development and Acquistions Chief Yahoo Jacqluine Reses sudah pergi.

Pendapatan Yahoo pun turun. Pada periode keuangan Oktober sampai Desember mendatang, Yahoo menyatakan pendapatan bersih diprediksi turun sekitar 20%.

Tapi Mayer tak menyerah begitu saja. Belum lama ini, dia menyatakan kalau perusahaannya sudah berada di jalur yang benar. Demi efisiensi, mantan eksekutif Google ini rencananya juga akan melakukan PHK lanjutan pada sebagian karyawan Yahoo.

Beberapa pihak menilai, memaksa mundur Mayer juga bukan kebijakan yang tepat saat ini. Karena mungkin akan menyebabkan lebih banyak kekacauan di Yahoo. Ada juga yang menyarankan agar Yahoo dijual saja ke perusahaan lain.

(fyk/ash)







Hide Ads