Hewlett-Packard (HP) sepertinya panas mendengar Dell mencapai kesepakatan membeli EMC senilai USD 67 miliar. Sehingga CEO HP Meg Whitman langsung menyindir bahwa Dell harus menanggung banyak utang demi membeli EMC. Bagaimana tanggapan Michael Dell?
Ketika ditanyai soal sindiran dari rival beratnya itu, Michael Dell sempat diam beberapa saat di atas panggung. Kemudian ia memberikan tanggapan singkat, bahwa pernyataan Whitman itu menurutnya tidak tepat.
"Saya pikir dia memperoleh beberapa fakta yang salah. Kami akan membiarkan fakta yang berbicara sendiri," kata Dell tanpa penjelasan lebih lanjut dalam acara pembukaan Dell World 2015 di Austin, Texas yang turut dihadiri detikINET.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Uang USD 2,5 miliar akan mereka alokasikan bukan di riset dan pengembangan serta aktivitas bisnis penting lainnya, yang akan membuat mereka tidak lebih baik dalam melayani konsumennya," kata Whitman. Whitman menyatakan pula kalau proses merger EMC dan Dell akan mengganggu manajemen dan karyawan.
Tentu saja Dell menilai pendapat Whitman itu salah dan optimistis perusahaannya bersama EMC akan menjadi raksasa di bisnis TI enterprise masa depan. Dan di sisi lain, Dell juga menyatakan pendekatan perusahaannya berbeda dari HP.
Seperti diketahui, HP sedang dalam proses memecah perusahaannya menjadi dua, yaitu divisi enterprise dan divisi device. Pemisahan ini diharapkan membuat operasional perusahaan menjadi lebih lincah. Tapi Dell berjalan ke arah sebaliknya. Apalagi ditambah dengan akuisisi EMC.
"Kami memiliki sudut pandang yang berbeda tentang bagaimana perusahaan kami harus berkembang. Kami pikir skala besar itu penting. Para perusahaan yang sukses dalam industri ini adalah mereka yang sukses dalam volume data center dan melekat dengan bisnis PC yang besar. Volume itu penting," paparnya.
"Pelanggan ingin suplier menjadi lebih sedikit, bukannya lebih banyak. Riset yang didapat dari pertemuan eksekutif kami, dari para CIO, mereka mengatakan bahwa kami membuat pekerjaan mereka jauh lebih mudah," kata salah satu orang terkaya di dunia itu.
Dell memang semakin meraksasa di bisnis IT enterprise. Sejak kembali menjadi CEO di tahun 2007, Michael Dell telah menghabiskan biaya lebih dari USD 15 miliar untuk membeli sekitar 30 perusahaan sebagai upaya mentransformasi Dell dari sekadar produsen PC dan server menjadi perusahaan yang bisa melampaui HP dan IBM di sektor teknologi dan layanan enterprise.
Pembelian EMC senilai USD 67 miliar barangkali adalah klimaksnya. Tujuannya apalagi jika bukan untuk menguasai bisnis TI enterprise yang lebih menguntungkan. Lantas bagaimana nasib bisnis PC Dell di masa depan? Tunggu laporan detikINET berikutnya langsung dari perhelatan Dell World 2015 di Austin, Texas, Amerika Serikat.
(fyk/ash)