"Business Training Series ini merupakan inisiasi TelkomSigma sebagai salah satu wadah diskusi dan bertukar informasi untuk menyusun strategi bisnis yang lebih jitu di masa akan datang," ungkap CEO TelkomSigma Judi Achmadi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (6/10/2015).
Dijelaskannya, seminar yang membidik perusahaan-perusahaan pelat merah itu ingin mengenalkan konsep solusi TI bagi mitra dengan Right IT Spending. "Sederhananya kita memperkenalkan konsep menyesuaikan dengan ketersediaan dana dari calon pelanggan tetapi memberikan solusi yang tepat," papar JAC, panggilan akrab Judi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan tersebut, para peserta melakukan kunjungan Data Center dan Command Center (Helpdesk) Telkomsigma BSD, guna mengenalkan layanan dan solusi unggulan telkomsigma, serta mendiskusikan strategi terbaik untuk menerapkan inovasi dalam organisasi dengan infrastruktur yang dimiliki Telkomsigma, khususnya dengan Data Center.
Menurut JAC, di zaman sekarang arus data sangat besar masuk ke perusahaan dimana di dunia sekitar 90% data telah diproduksi sekitar dua tahun terakhir. "Ada beberapa tantangan bagi perusahaan di masa sekarang yang membutuhkan solusi TI seperti memahami permintaan konsumen, mengantisipasi gejolak keuangan global, menjaga marjin, serta memastikan hasil yang didapat sesuai dengan prediksi," katanya.
Seperti diketahui, TelkomSigma tahun ini membidik pendapatan sekitar Rp 2,5 hingga Rp 3 triliun dengan dukungan belanja modal sekitar 25% dari target pendapatan 2015. Tahun lalu, pasokan pendapatan berasal dari bisnis Sistem Integrasi (SI) yakni sekitar 50%, Data Center 35%, dan Cloud Commputing 15%.
"Kami harapkan training yang akan diselenggarakan secara reguler dua bulan sekali ini menjadi media sharing dan diskusi atas solusi infrastruktur yang dimiliki TelkomSigma serta menjadi jembatan bagi kami dalam menjalin kerjasama dengan mitraβmitra strategis lainnya di masa yang akan datang untuk memperluas pasar di Indonesia," pungkas JAC.
(rou/rou)