Lui Henry yang menjabat ketua asosiasi Harco Mangga Dua mengatakan, penurunan penjualan komputer khususnya di Harco Mangga Dua berkisar antara 25% sampai 30%. Pria yang sehari-harinya disapa Awi ini mengatakan hal tersebut merupakan imbas dari nilai tukar dolar AS yang meninggi belakangan ini.
βKarena penjualan menurun, omzet otomatis juga menurun. Jumlah pengunjung juga memang lebih berkurang,β ujar Awi di restoran Ngopi Tian, Harco Mangga Dua, Jakarta, Kamis (17/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βMeski penjualan (secara langsung) menurun, jalur online menunjukkan peningkatan per bulannya sejak Januari (2015). Kita jualannya mengandalkan sejumlah website marketplace,β timpal Kiki, salah satu pedagang di Harco Mangga Dua.
Pun begitu ketimbang jalur online, dikatakan Awi pembelian secara langsung memiliki banyak benefit. Calon pembeli bisa langsung berinteraksi dengan penjual, menggali informasi soal produk yang ingin dibelinya, dan kepastian after sales.
βKalau di online kan kita cuma lihat gambar barangnya, membayar, kemudian dikirim tanpa tahu kondisi barangnya secara langsung. Kalau ada masalah, prosesnya pun bisa lebih lama,β imbuh Awi.
Namun Awi juga tak menampik popularitas penjualan secara online yang terus meningkat. Disebutnya asosiasi HMCC juga telah menyiapkan website khusus yang merupakan marketplace untuk para pedagang komputer di Harco Mangga Dua.
βLewat website ini calon pembeli nantinya bisa mengecek daftar harga produk-produk komputer para pedagang Harco Mangga Dua, sekaligus bertransaksi langsung. Kami sudah meluncurkan (website tersebut), tapi belum sepenuhnya siap,β pungkasnya.
(yud/rou)