Kamis, 10 Sep 2015 00:12 WIB

Dalam 5 Tahun, e-Commerce RI Bisa Tumbuh 20 Kali Lipat

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
CEO Matahari Mall Hadi Wenas (rou/detikINET) CEO Matahari Mall Hadi Wenas (rou/detikINET)
Jakarta - Bisnis e-Commerce di Indonesia diproyeksi masih akan tumbuh pesat dalam lima tahun ke depan seiring kian gencarnya penetrasi internet ke pelosok negeri dan meningkatnya daya beli masyarakat.

Menurut hasil riset yang dipaparkan Hadi Wenas, CEO MatahariMall, bisnis e-commerce di Indonesia saat ini masih sangat kecil. Baru Rp 1,3 triliun atau sekitar 1% dari total industri retail secara keseluruhan.

Namun kondisi itu justru membuat peluang e-commerce semakin besar untuk tumbuh meski banyak pemain baru di industri. Nilainya bahkan masih akan terus bertambah dari tahun ke tahun.

"Ekspektasinya, value bisnis e-commerce di Indonesia bisa meningkat 15 sampai 20 kali lipat dalam lima sampai 10 tahun ke depan," ujarnya di Potato Head Garage, SCBD, Jakarta, Rabu (9/9/2015).

Di antara ratusan pemain e-commerce yang ada, MatahariMall merupakan pemain baru. Meskipun baru tiga bulan ini terjun ke bisnis jual beli online, namun perusahaan milik grup Lippo berani jor-joran menginvestasikan USD 500 juta.

Dengan pengalaman berbisnis retail dan sumber daya milik induk perusahaan, MatahariMall yang mengusung konsep e-commerce marketplace B2B2C itu pun masih optimistis bisa memenangkan persaingan.

"Dalam lima tahun kami optimistis bisa jadi pemain e-commerce nomor satu di negeri ini. Kami ingin jadi Alibaba (raksasa e-commerce China) versi Indonesia," pungkas Hadi.

(rou/asj)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed