Membangun pabrik ponsel sepertinya terlihat seperti sebuah hal yang sangat rumit dan membutuhkan waktu lama untuk direalisasikan. Namun ternyata hal itu bisa dilakukan dalam hitungan bulan, seperti yang dilakukan oleh Oppo.
Vendor ponsel asal China itu cuma membutuhkan waktu sekitar 6 bulan untuk membangun pabriknya, yang berlokasi di Tangerang, Banten, dengan investasi sekitar USD 30 juta. Waktu 6 bulan itu dihitung sejak Oppo mulai mengurus perizinan ke instansi terkait hingga pabriknya mulai beroperasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu 3 bulan kemudian, tepatnya pada bulan Agustus, pabrik seluas 27 ribu meter persegi itu sudah mulai beroperasi secara penuh, dan mulai memproduksi ponsel untuk keperluan komersial.
Namun tentu ada tahap yang tak perlu dilalui oleh Oppo dalam membangun pabrik ini. Salah satunya adalah karena mereka tak membangun pabrik dari nol, melainkan hanya merenovasi pabrik yang dulunya dipakai oleh Adidas.
Meski sudah beroperasi penuh, Oppo belum memaksimalkan kapasitas produksi di pabrik itu. Mereka baru mengaktifkan lima lini produksi, dengan sekitar 150 orang karyawan. Dan bisa memproduksi sekitar 30 ribu unit ponsel tiap bulan.
Β
Sejatinya, pabrik tersebut bisa menampung hingga 2.000 orang karyawan jika dimaksimalkan. Oppo sudah memproduksi tiga jenis ponsel kelas menengah ke bawah di pabrik itu, yaitu Oppo Joy Plus, Neo5 dan Joy 3.
Ke depannya, diharapkan pabrik tersebut bisa menjadi basis produksi untuk ponsel kelas atas, salah satunya adalah Mirror 5. Oppo mengharapkan sebelum tahun 2015 sudah bisa memproduksi ponsel 4G itu di Tangerang.
(asj/ash)