Kerjasama ini baru saja dijalin kedua belah pihak yang diwakili oleh Foxconn sendiri dan pemerintah negara bagian Maharashtra, India. Tak tanggung-tanggung, investasi yang akan digelontorkan Foxconn untuk membangun pabriknya mencapai USD 5 miliar atau lebih dari Rp 67 triliun.
Pemerintah India menyediakan area seluas 1.500 hektar untuk pembangunan pabrik Foxconn tersebut. Tak hanya pabrik, di lokasi tersebut Foxconn juga berencana membangun fasilitas riset dan pengembangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti detikINET kutip dari The Register, Senin (10/8/2015), alasan Foxconn membangun pabriknya di India disebut terkait dengan regulasi pemerintah India yang bertajuk βMake in Indiaβ.
Aturan ini mempunyai kemiripan dengan TKDN yang bakal dijalankan pemerintah Indonesia. Sama seperti harapan pemerintah Indonesia, India juga berharap regulasi ini mampu membangkitkan perusahaan manufaktur lokal.
Selain Foxconn, perusahaan lainnya yang sudah mulai mengikuti aturan βMake in Indiaβ adalah Xiaomi. Perusahaan ini sudah akan menelurkan ponsel pertamanya yang sepenuhnya βMake in Indiaβ pada hari ini (10/8/2015). Informasi yang beredar menyebut ponsel yang dimaksud adalah Redmi 2 Prime.
(yud/ash)