Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Foxconn Lebih Pilih Bangun Pabrik di India Ketimbang Indonesia

Foxconn Lebih Pilih Bangun Pabrik di India Ketimbang Indonesia


Yudhianto - detikInet

Ilustrasi (gettyimages)
Jakarta - Foxconn merupakan nama besar di bisnis manufaktur ponsel dan tablet PC. Mereka sejatinya sempat punya rencana untuk membangun pabriknya di Indonesia. Namun sayang, seiring berjalannya waktu, rencana tersebut makin tak jelas, dan kini Foxconn malah memastikan membangun pabriknya di India.

Kerjasama ini baru saja dijalin kedua belah pihak yang diwakili oleh Foxconn sendiri dan pemerintah negara bagian Maharashtra, India. Tak tanggung-tanggung, investasi yang akan digelontorkan Foxconn untuk membangun pabriknya mencapai USD 5 miliar atau lebih dari Rp 67 triliun.

Pemerintah India menyediakan area seluas 1.500 hektar untuk pembangunan pabrik Foxconn tersebut. Tak hanya pabrik, di lokasi tersebut Foxconn juga berencana membangun fasilitas riset dan pengembangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Foxconn menargetkan pembangunan pabriknya itu bisa rampung hingga 5 tahun ke depan. Yang mana diharapkan bisa sampai menyerap 50 ribu pekerja.

Seperti detikINET kutip dari The Register, Senin (10/8/2015), alasan Foxconn membangun pabriknya di India disebut terkait dengan regulasi pemerintah India yang bertajuk β€˜Make in India’.

Aturan ini mempunyai kemiripan dengan TKDN yang bakal dijalankan pemerintah Indonesia. Sama seperti harapan pemerintah Indonesia, India juga berharap regulasi ini mampu membangkitkan perusahaan manufaktur lokal.

Selain Foxconn, perusahaan lainnya yang sudah mulai mengikuti aturan β€˜Make in India’ adalah Xiaomi. Perusahaan ini sudah akan menelurkan ponsel pertamanya yang sepenuhnya β€˜Make in India’ pada hari ini (10/8/2015). Informasi yang beredar menyebut ponsel yang dimaksud adalah Redmi 2 Prime.

(yud/ash)




Hide Ads