Menurut Anthony Deighton, Qlik CTO & SVP Products, platform ini dirancang khusus untuk memudahkan para developer saat membuat sebuah aplikasi dengan adanya data analitik berbentuk visual.
"Dengan adanya data analitik tersebut, platform ini juga dapat digunakan untuk menciptakan business intelligence," ujarnya dalam email yang dikutip detikINET, Senin (15/6/2015).
Qlik Analytics Platform memiliki QIX Associative Data Indexing Engine yang memungkinkan Anda untuk mengakses database yang biasanya disembunyikan dalam model data hirarkis berbasis query.
Mesin QIX sendiri memanfaatkan in-memory columnar store untuk memberikan kompresi dan pengindeksan data berkinerja tinggi. Dengan begitu, tak hanya dapat mempercepat para developer untuk membuat aplikasi, platform ini juga dapat memberikan berbagai data analitik dengan cepat.
Platform ini juga bagian dari portofolio Qlik Sense Enterprise 2.0 yang meliputi Qlik Analytics Platform, Qlik Sense Desktop, Qlik Sense Enterprise, dan Qlik Sense Cloud. Qlik Sense Desktop merupakan aplikasi visualisasi data gratis dari Qlik. Sedangkan Qlik Sense Enterprise menyediakan berbagai laporan dan analisa visual yang terpadu.
(rou/rou)