Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Ramai-ramai Berburu Situs Properti

Ramai-ramai Berburu Situs Properti


Achmad Rouzni Noor II - detikInet

Jakarta - Situs properti lagi jadi buruan panas di bisnis online. Hal ini bisa dilihat dari dua aksi korporasi yang hampir bersamaan: Lamudi yang mengakuisisi situs Propertykita dan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) yang menanamkan investasinya di situs Property Guru.

Lamudi yang sebelumnya dikenal sebagai portal properti internasional baru-baru ini mengumumkan akuisisinya terhadap Propertykita.com untuk memperkuat pertumbuhannya di industri real estate online di Indonesia.

Setelah akuisisi ini, selanjutnya trafik dari Propertykita.com akan dialihkan ke Lamudi Indonesia, seiring dengan terus bertumbuhnya Lamudi di pasar online Indonesia yang semakin marak. Akuisisi ini akan meningkatkan pengalaman konsumen para pencari properti online.

Co-Founder dan Managing Director Lamudi Global Kian Moini menjelaskan, akuisisi ini menggabungkan dua pemain di pasar ini untuk meningkatkan nilai dan pengalaman terbaik bagi pencari rumah, agen real estate dan developer.

Menurutnya, dengan kapasitas pertumbuhan ekonomi yang kuat dalam jangka panjang, industri real estate Indonesia memiliki banyak kesempatan. Dengan kelas menengah yang tech-savvy dan terus bertumbuh, Indonesia memiliki potensial untuk menjadi salah satu pasar online terbesar di dunia.

Lamudi Indonesia, yang diluncurkan pada April 2014, mengalami pertumbuhan lebih dari 700% dalam jumlah listing hanya dalam setahun pertama peluncurannya.

Saat ini Lamudi Indonesia telah memiliki lebih dari 210,000 listing properti dan tanah untuk dibeli atau disewa, di lebih dari 240 kota. Propertykita.com saat ini memiliki lebih dari 100.000 listing properti dan development di seluruh Indonesia.

Lamudi Indonesia adalah bagian dari jaringan global Lamudi, yang tersedia di lebih dari 30 negara di Asia, Afrika, Timur Tengah dan Amerika Latin. Jaringan global Lamudi saat ini memiliki lebih dari 900,000 listing properti residensial dan komersial.

Pada Februari tahun ini, Lamudi mendapatkan investasi sebesar USD 18 juta untuk mengembangkan operasinya di Asia dan Amerika Latin, termasuk Indonesia.

Investasi ini akan digunakan untuk meningkatkan produk Lamudi baik untuk desktop dan aplikasi mobile. Pengumuman ini datang setelah tiga minggu yang lalu Lamudi juga mengakuisisi myproperty.ph di Filipina.

"Kami berkomitmen untuk berinvestasi dalam membangun platform online nomor satu untuk digunakan di Indonesia, membuat masyarakat senang bahwa kami berinvestasi di negara mereka," ujar Moini dalam keterangan yang diterima detikINET, Jumat (12/6/2015).

Beralih ke Emtek, perusahaan ini belakangan terus memperkuat posisinya di industri e-commerce. Setelah memberikan suntikan modal ke portal marketplace, Bukalapak, perusahaan ini juga melebarkan sayapnya di situs properti.

Melalui KMK Online, Emtek juga memberikan dana segar ke platform social commerce Kudo. Perusahaan rintisan yang berbasis di Jakarta ini sebelumnya juga mendapatkan investasi dari GREE, East Ventures, 500 Startups, dan IMJ Investment Partners.

Tak hanya berhenti di Kudo, Emtek juga berinvestasi di Property Guru Pte. Ltd, perusahaan periklanan properti berbasis internet. Emtek akan menguasai sekitar 18,8% saham Property Guru.

"Investasi dilakukan dengan cara mengambilalih saham baru dan membeli sebagian saham dari pemegang saham lama," katanya dalam keterangan yang diterima belum lama ini.

Dijelaskannya, investasi ini merupakan bagian dari rencana perseroan mengembangkan divisi usaha media online. Property Guru telah digunakan lebih dari 11 juta pembeli properti setiap bulan di Singapura, Malaysia, Indonesia, dan Thailand.

(rou/rou)







Hide Ads