Ya, bisnis persewaan DVD serba otomatis itu dicetuskan perusahaan bernama RedBox. RedBox yang didirikan tahun 2002 ini membuat mesin persewaan DVD dengan warna khas merah dan jumlahnya sudah puluhan ribu di seluruh Amerika Serikat.
Mesin RedBox diletakkan di lokasi-lokasi strategis seperti di dalam supermarket, seperti yang penulis lihat di Los Angeles. Menurut data tahun 2012, sudah ada sekitar 42 ribu kios RedBox di seluruh AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oh ya, biaya sewa sekitar USD 1 per hari. Penyewa harus mengembalikan pada hari berikutnya dengan dimasukkan kembali ke dalam mesin RedBox.
Kalau telat, siap siap saja kena denda. Demikian juga jika disc rusak, pengguna akan mendapat tagihan untuk menggantinya.
Menurut Sarah, karyawan supermarket yang menyediakan Redbox, mesin itu laris pada musim dingin atau hari libur. Bisa ditebak apa alasannya.
"Soalnya orang kan suka malas malasan di rumah kalau lagi musim dingin. Salah satu hiburan mereka ya dengan sewa DVD film," kata Sarah.
Bisnis RedBox cukup laris, bahkan sempat membuat resah beberapa studio film terkenal Hollywood. Tahun 2009, studio 20th Century Fox, Warner Bros dan Universal Studios sempat menolak menyerahkan judul film baru untuk disewakan di RedBox.
Soalnya mereka khawatir kalau langsung disewakan di RedBox, maka penjualan disc film baru akan menurun. Perkara ini sempat berbuntut panjang, bahkan RedBox balik melakukan gugatan hukum.
Akhirnya dicapai kesepakatan untuk kebaikan kedua belah pihak. RedBox setuju mereka baru akan menyewakan disc film anyar jika sudah dijual selama 28 hari di toko.
(fyk/rou)