Dalam laporannya, Yahoo menyebutkan sepanjang kuartal kedua yang berakhir 30 Juni kemarin, total penjualan mencapai USD 1.08 miliar atau Rp 12.7 triliun (1 USD = Rp 11.764), turun 4% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu USD 11,4 miliar.
Yahoo menambahkan, tidak termasuk biaya sejumlah akuisisi, pendapatan perusahaan tersebut sepanjang triwulan lalu mencapai USD 1.04 miliar, turun 3% dibandingkan kuartal terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Prioritas utama kami adalah pertumbuhan pendapatan. Dan dengan ukuran itu, kami tidak puas dengan hasil Q2 kami," kata Mayer, seperti detikINET kutip dari PC World, Rabu (16/7/2014).
"Sementara beberapa daerah menunjukkan pertumbuhan, pertumbuhan mereka diimbangi oleh penurunan," sesalnya lagi.
(tyo/rou)