Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Laporan dari Mumbai
Jangan Telat! Pemerintah Perlu Adopsi New Style of IT
Laporan dari Mumbai

Jangan Telat! Pemerintah Perlu Adopsi New Style of IT


- detikInet

Ilustrasi (ang/detikINET)
Jakarta - Teknologi baru seperti cloud computing, big data, mobilitas, dan media sosial telah mendorong perubahan yang sangat signifikan dalam cara pemerintah melayani masyarakat. Pemerintah harus bisa menerapkan The New Style of IT alias IT gaya baru ini jika tidak ingin ketinggalan.

Layanan website pemerintahan juga harus bisa memberikan akses yang mudah, tapi juga tetap melindungi privasi dan data yang sangat sensitif.

VFS Global mewujudkan layanan ini dengan membantu pemerintah memberikan pelayanan yang nyaman, andal, dan cepat kepada warga negara, wisatawan, serta pelaku usaha dari negara lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Infrastruktur TI menopang kegiatan operasional VFS Global, melalui sistem TI dengan skalabilitas dan kemampuan adaptasi yang tinggi yang mampu memberikan layanan yang penting bagi usaha pada skala global untuk klien-klien yang paling sensitif.

VFS Global telah beralih dari model TI tradisional ke model TI 'as-a-service' yang berbasis konsumsi, yang memberikan kecepatan dan efisiensi tinggi, sambil tetap menjaga keamanan dan kerahasiaan pada tingkat tertinggi.

β€œKami memproses lebih dari 79 juta visa sejak tahun 2001, dan misi kami adalah untuk terus menerus menyempurnakan pengalaman pemprosesan visa, baik untuk pemerintah maupun masyarakat. TI adalah kunci untuk memberikan pelayanan terbaik di seluruh pusat pengajuan visa kami di seluruh dunia," ungkap Chief Information Officer VFS Global Dhiren Savla dalam acara HP Asia Pacific and Japan Media Summit 2014 di Grand Hyatt Hotel, Mumbai, India, Rabu (2/7/2014).

VFS Global adalah spesialis layanan teknologi dan outsourcing terbesar dunia yang melayani pemerintah dan misi diplomatis di seluruh dunia.

Perusahaan ini mengelola tugas-tugas administratif selain pengambilan keputusan yang berhubungan dengan penerbitan visa dan paspor untuk 45 klien pemerintah di 111 negara di lima benua.

Pekerjaan yang sangat kompleks dan penting ini melibatkan 1.226 Pusat Pengajuan Visa (Visa Application Centers), masing-masing dengan kedaulatan data dan regulasi yurisdiksinya sendiri.

"Jangkauan global dan kemampuan HP untuk menyediakan layanan end-to-end yang aman, perangkat lunak serta perangkat keras untuk mengelola lingkungan komputasi awan kami agar sejalan dengan misi kami.

Proyek transformasi TI ini meliputi penggantian lanskap TI yang menggunakan berbagai pemasok dengan satu platform tersentralisasi yang menggunakan HP Helion Managed Virtual Private Cloud, jasa transformasi aplikasi, biometrik inovatif, Data Center Services dan Enterprise Security Services.

Beralih dari pembelanjaan modal ke pengeluaran untuk operasional, model TI as-a-service membantu VFS Global menghemat sumber daya yang sangat berharga dalam menciptakan inovasi.

β€œOrganisasi yang beroperasi di pasar global harus menjawab permintaan konsumen yang berubah dengan cepat, dan inovasi merupakan kunci untuk memberikan nilai usaha yang lebih baik," kata Wakil Direktur Senior dan Manajer Umum Layanan Enterprise HP Asia Pasifik dan Jepang Bruce Dahlgren

Penghargaan Inovasi HP (HP Innovation Award) telah dianugerahkan kepada VFS Global sebagai penghargaan atas kerja keras mereka dalam menggunakan TI dalam memenuhi persyaratan regulasi yang terus berubah secara cepat dan mengatasi perubahan ke model pemerintahan digital.

(ang/ash)





Hide Ads