Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
CEO Apple Ungkap Rahasia Akuisisi Rp 34,8 Triliun Beats

CEO Apple Ungkap Rahasia Akuisisi Rp 34,8 Triliun Beats


- detikInet

Ilustrasi (gettyimages)
Jakarta -

Apple setuju membeli produsen headphone premium Beats Electronics senilai USD 3 miliar atau di kisaran Rp 34,8 triliun. Sebuah harga begitu mahal sehingga tidak sedikit yang mempertanyakan mengapa Apple mau melakukan aksi akuisisi itu.

Malah diyakini, pembelian Beats adalah akuisisi termahal Apple sepanjang sejarah perusahaan. Kepada media teknologi Recode, Tim Cook selaku CEO Apple mencoba menjelaskan alasan di balik pembelian mahal Beats. Berikut ulasannya.

Akuisisi ini tidak biasa untuk Apple. Mengapa Anda melakukannya?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semua ini adalah tentang musik dan kami selalu memandang musik adalah kunci masyarakat dan budaya. Musik selalu berada di jantung Apple. Ada di dalam DNA kami. Kami menjual komputer Mac pada musisi sejak kelahirannya. Dan kami mengakselerasi industri musik dengan revolusi musik digital melalui iPod dan toko musik iTunes.

Jadi, kami selalu mencintai musik dan percaya pada kekuatannya, yakin bahwa musik bisa melampaui bahasa, budaya dan membawa orang bersatu serta memproduksi emosi dan perasaan mendalam yang tidak bisa dilakukan hal lain.

Apa yang dibawa Beats untuk Apple adalah orang-orang dengan skill sangat langka. Orang-orang seperti ini tidak dilahirkan setiap hari. Mereka sungguh mendalam soal musik.

Kami juga mendapatkan sebuah layanan musik berlangganan (Beats Music - red) yang kami yakini sebagai layanan pertama yang melakukannya dengan tepat. Mereka juga membuat bisnis headphone premium luar biasa yang disukai ahli. Kami menggemarinya. Bisnis ini cukup baik dan tumbuh dengan cepat.

Tapi yang terutama adalah kami selalu fokus pada masa depan. Jadi bukan tentang apa yang dilakukan Apple dan Beats hari ini. Tapi bahwa kami bisa memproduksi sesuatu di masa depan. Apa yang membuat kami bergairah adalah hal-hal yang bisa kami lakukan bersama-sama, yang tidak bisa kami lakukan sendiri sendiri.

Tapi cukup membingungkan. Anda telah menjual musik digital sejak tahun 2003. Anda tentu saja bisa meluncurkan layanan musik sendiri. Dan Anda juga sudah sangat bagus di bidang hardware.

Kami memang bisa membuat apapun yang ada dalam impian Anda. Tapi bukan itu pertanyaannya. Apa yang disediakan Beats untuk kami adalah posisi di depan. Mereka menyediakan orang-orang luar biasa, yang sukar ditemukan.

Dan kami sering kok mengakuisisi perusaahaan. Saya tahu kami tidak berbicara terlalu banyak soal itu, tapi kami telah mengakuisisi 27 perusahaan antara tahun fiskal 2013 sampai tahun ini. Jadi kami tidak pernah punya mindset bahwa kami tidak seharusnya mengakuisisi.

Poinnya adalah, Jimmy Iovine dan Dr. Dre (pendiri Beats - red) telah membangun sesuatu yang fenomenal. Dan mereka juga punya skill fenomenal. Dan kami bisa memulai bekerja bersama-sama untuk masa depan.

Itulah alasan mengapa sebuah kencan akhirnya berakhir di pernikahan. Semuanya adalah tentang masa depan.

(fyk/ash)




Hide Ads
LIVE