Laporan finansial HTC terbaru menyebutkan, perusahaan asal Taiwan ini mengalami kerugian operasional lebih dari USD 101 juta atau sekitar Rp 1,1 triliun. Ini adalah kerugian operasional pertama yang dialami sepanjang sejarah HTC.
Tak terlalu mengejutkan sebenarnya, karena HTC sebelumnya sudah pernah mengingatkan para investor mengenai kemungkinan ini. Kerugian operasional terutama bisa terjadi bila HT menghadapi kekurangan pasokan komponen untuk HTC One Mini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan laporan, HTC mendulang total pendapatan USD 1,6 miliar dan mengalami kerugian operasional USD 119,4 juta sebelum pajak. Sejumlah analis masih sulit memprediksi kapan HTC akan pulih.
Dihantam masalah kekurangan pasokan, HTC mengupayakan berbagai cara untuk bangkit. Salah satunya, HTC kabarnya menggarap sistem operasi baru yang menyasar pangsa pasar ponsel terbesar di dunia, yakni China.
(rns/rou)