Dalam pernyataannya kepada seorang sumber, Systrom mengatakan bahwa layanan berbagi foto dan editing instan tersebut pernah tergoda dengan tawaran USD 525 juta atau sekitar Rp 5 triliun yang datang dari Twitter pada bulan Maret silam.
Menurut sumber yang dikutip detikINET dari New York Times, Senin (17/12/2012) itu, tawaran tersebut batal karena Facebook menelikung dengan harga yang lebih tinggi.
Karena seperti diketahui, tanpa diduga sebelumnya CEO Facebook Mark Zuckerberg menawar Instagram dengan harga USD 1 miliar, walaupun pada akhirnya perjanjian ini menyusut menjadi USD 715 juta karena harga saham yang turun.
Sejak kandasnya perjanjian antara Twitter dengan Instagram memang keduanya tidak saling memberikan pernyataan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(tyo/ash)