Kepergian Hermawan Sutanto sebagai pemimpin AMD Indonesia terbilang cukup mengejutkan. Pasalnya, ia baru 6 bulan membawa AMD untuk terus berkompetisi di industri.
Selama di AMD Hermawan memang cukup gesit melakukan penetrasi ke pasar. Bagaimana tidak? Hanya dalam beberapa bulan sejak dipimpinnya, AMD kerap bekerjasama dengan vendor merilis berbagai komputer jinjing.
Alhasil, berdasarkan data yang dilansir lembaga riset GFK untuk Juni 2012 menyebutkan bahwa pangsa pasar AMD di kelas notebook meningkat 5,5% menjadi 21,6%. Konon ini adalah salah satu pencapaian terbesar AMD sejak berkiprah di Indonesia.
Β
Tapi kini pria jebolan Institut Teknologi Bandung (ITB) itu memilih bergabung dengan Intel sebagai Marketing Director. Hal ini dibenarkan oleh Dhyoti Basuki, PR Manager Intel Indonesia saat berbincang dengan detikINET.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hermawan memang bukan sosok di industri teknologi Indonesia. Sebelum memimpin AMD, pria ramah ini sudah beberapa tahun berkecimpung di Microsoft dengan berbagai posisi penting, mulai dari SMB Sales Manager hingga Director Central Marketing Organization.
(eno/fyk)