Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Korban PHK HP Tambah 2.000 Pekerja

Korban PHK HP Tambah 2.000 Pekerja


Ardhi Suryadhi - detikInet

CEO HP Meg Whitman (ash/inet)
Jakarta -

Hewlett-Packard (HP) semakin memperluas rencana pemangkasan jumlah karyawannya. Dari sebelumnya 27.000 karyawan, kini korban aksi PHK tersebut diperbanyak menjadi 29.000 karyawan.

Artinya ada penambahan 2.000 pekerja yang menjadi korban lanjutan aksi PHK besar-besaran yang dilakukan raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu. Demikian dikutip detikINET dari USA Today, Selasa (11/9/2012).

Seperti diketahui, pada bulan Mei lalu, HP telah mengumumkan bakal merumahkan 27.000 karyawan. Jumlah ini sama dengan 8% dengan total pekerja yang dimiliki produsen PC dan printer itu di seluruh dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan restrukturisasi mayor tersebut, HP berharap dapat mengurangi beban perusahaan sekaligus dapat lebih gesit dalam mengarungi persaingan di industri TI yang semakin sengit.

HP sendiri belum memberikan penjelasan lebih lanjut. Namun menurut bocoran dari orang dalam HP, aksi pengurangan karyawan ini akan dilakukan melalui sejumlah cara, mulai dari program pensiun dini hingga memutus masa kerja karyawan yang belum lama bergabung.

Kondisi bisnis yang tidak terlalu bagus menjadi alasan HP untuk mengambil kebijakan tidak populis itu. Pada hasil fiskal kuartal ketiga yang berakhir pada 31 Juli lalu, HP menanggung kerugian USD 8,9 miliar. Padahal pada kuartal sama di tahun sebelumnya, raksasa TI ini mencatat profit USD 1,9 miliar.

Hingga pada akhirnya CEO HP Meg Whitman mengambil keputusan sulit dengan dalih untuk menyelamatkan perusahaan dari kondisi yang lebih buruk lagi, serta menatap masa depan yang lebih baik.

"(Restrukturisasi) ini tentu saja akan menjadi bagian kritis dalam sukses jangka panjang bagi perusahaan," ujar Whitman, dalam konferensi di bulan Mei lalu.

(ash/tyo)




Hide Ads