Kerugian triwulan pertama di tahun 2012 ini tercatat sebagai salah satu penurunan terburuk sepanjang sejarah manufaktur tersebut berdiri. Pasalnya, bila dibandingkan sepanjang tahun 2011 lalu, penurunannya mencapai 30 %. Demikian yang dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (19/4/2012).
Biang keladi penurunan ini jelas karena Nokia kalah bersaing di pasar ponsel cerdas seperti Apple dengan iPhone-nya, bahkan mereka juga harus gigit jari dengan penjualan Android yang sukses melalui HTC dan Samsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini tentu saja membuat suram harga saham perusahaan yang turun 4 % menjadi 2,90 euro atau USD 3,80 di Helsinki.
Sementara itu CEO Stephen Elop mengakui Nokia telah menghadapi tantangan kompetitif yang lebih besar dari yang diharapkan dan beberapa pasar yang menantang, termasuk Inggris.
"Kami melampaui ekspektasi di pasar termasuk Amerika Serikat, tetapi momentum membangun di pasar tertentu lebih menantang," katanya.
"Kami menavigasi melalui transisi perusahaan yang signifikan di lingkungan industri yang terus berkembang dan menggeser dengan cepat," tandasnya.
(ash/ash)