Kondisi tersebut tentunya akan menjadi tantangan sangat berat bagi CEO baru Sony, Kazuo Hirai. Hirai akan menggantikan posisi CEO Sony saat ini, Howard Stringer, pada bulan April mendatang.
Ekonomi global yang lemah, terganggunya jalur distribusi akibat bencana alam dan kuatnya nilai mata uang yen adalah beberapa faktor yang membuat Sony membukukan rugi raksasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hirai yang dikenal dengan prestasinya memulihkan bisnis game PlayStation tetap mencoba optimistis terhadap masa depan Sony. Dia pun berjanji tidak akan segan menutup bisnis yang tidak kompetitif.
"Kami tidak boleh ragu untuk melakukan pilihan yang berat demi masa depan Sony," ucap Hirai, seperti dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (3/2/2012).
Sony memang berdarah-darah di berbagai sektor bisnis yang digelutinya. Bisnis televisi mereka kalah dari Samsung dan LG. Di bisnis telepon genggam, mereka tak mampu bicara banyak melawan Samsung dan Apple.
(fyk/ash)