Menurut SkyNews, nilai saham sebesar USD 200 juta sampai USD 300 juta akan dibeli oleh Kingdom Holding. Jumlah tersebut mencapai sekitar 3% dari keseluruhan nilai Twitter. Sayangnya baik Twitter maupun Kingdom Holding belum berkomentar terhadap kabar ini.
Seperti dikutip detikINET dari Herald Sun, Jumat (21/10/2011), Kingdom Holding sendiri telah berinvestasi pada sejumlah perusahaan kakap. Di antaranya News Corporation dan Time Warner.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak hanya pesatnya pertumbuhan global pengguna aktif, namun jumlah log in setiap harinya juga tumbuh dengan dahsyat," klaim Dick Costolo, Chief Executive Twitter belum lama ini.
(fyk/rns)