Keputusan Jobs keluar dari Apple menyebabkan saham perusahaan yang berpusat di Cupertino, California, Amerika Serikat (AS) itu turun sebesar lima persen.
Ini memang sudah diprediksi sebelumnya. Jobs sebagai sosok yang sangat berpengaruh di Apple turut menentukan naik turunnya saham perusahaannya. Beberapa kali saham Apple juga sempat terpengaruh ketika Jobs mengumumkan cuti medis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada dua alasan untuk itu. Pertama, pasar sudah memperkirakan kabar ini dan sangat bijak mengizinkan Jobs beristirahat mengingat kondisinya yang sedang sakit dan perlu waktu untuk memulihkannya. Dan yang kedua, pasar berpikir bahwa Apple akan baik-baik saja tanpa Jobs.
Meski sudah tak lagi menjabat sebagai CEO, Steve Jobs masih akan mengawasi Apple, sebagai Chairman of the Board Apple. Hal itu pun sudah dinyatakan secara resmi oleh jajaran direksi Apple, termasuk dengan menunjuk Tim Cook sebagai CEO Apple berikutnya, menggantikan Jobs.
(rns/fyk)