Menurut sumber internal Facebook yang menolak disebutkan namanya, jika terealisasi, perubahan ini memungkinkan developer menggunakan 'mata uang' Facebook yang disebut Credits, di aplikasi mobile yang diakses melalui web.
Dikutip detikINET dari PC World, Rabu (27/7/2011), itu juga berarti bahwa Facebook bisa meraup sekitar 30 persen keuntungan yang dihasilkan dari penjualan benda virtual. Sekarang ini, komisi semacam itu biasanya tertuju pada Apple atau Google karena mereka menjalankan sistem operasi (OS) untuk ponsel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini, para developer aplikasi Facebook mendapat keuntungan ketika pengguna membeli benda virtual dalam program mereka. Misalnya, kuda pony dalam permainan FarmVille Zynga. Saat pengguna melakukan pembelian menggunakan Facebook di komputer, Facebook mendapatkan keuntungan. Namun jika transaksi ini terjadi di dalam aplikasi ponsel besutan Apple atau Google, Facebook tidak mendapat bagian.
Namun ketika ditanya detail rencana mobile Credit ini, perusahaan yang berpusat di Palo Alto, California, Amerika Serikat itu menolak berkomentar.
(rns/ash)