Meski Tegra dianggap cukup sukses, pendapatan ataupun keuntungan si kubu hijau kuartal awal ini justru dilaporkan menurun sebanyak 4 persen, dari pendapatan USD 1 Triliun tahun lalu, menjadi USD 962 Juta.
Kendati demikian, Jen-Hsun Huang sang CEO dan Presiden Nvidia tetap menyatakan rasa optimismenya. "Dengan chip super Tegra dan prosesor wireless Icera, kami menawarkan dua prosesor yang paling penting bagi revolusi perangkat mobile," ujarnya seperti dikutip detikINET dari phonearena, Jumat (13/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan akuisisi Icera, Nvidia seharusnya kian tangguh dalam bersaing di kuartal II 2011 ini. Nah, pekerjaan rumah mereka terdekat saat ini adalah menaklukan sang kompetitor seperti Qualcomm.
(fw/rns)