Memang, pria berkepala pelontos ini berjasa membuat penjualan Microsoft meningkat 7 persen dengan jumlah USD 62,5 miliar. Dia juga terhitung sukses menangani rilis versi baru Windows dan Office.
Namun sejumlah catatan hitam turut membayangi Ballmer. Ballmer dianggap tidak sukses di ranah ponsel dengan kegagalan ponsel Kin, menurunnya pangsa pasar bisnis mobile dan kurangnya inovasi dalam membuat produk dengan bentuk baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan nasib OS Windows Mobile tidak pula menggembirakan. Menurut data comScore, Windows Mobile hanya memegang 12 persen pangsa pasar di AS, kalah dari iPhone, Android dan BlackBerry.
Dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (1/10/2010), Microsoft juga jadi sorotan karena kurang cepat menanggapi kehadiran tablet Apple iPad yang telah terjual 3 juta unit. Sampai kini, tablet Microsoft yang sudah dijanjikan tak jua dirilis.
Boleh saja Ballmer dianggap kurang berhasil dan bonusnya tidak penuh. Namun selaku bos vendor kelas kakap, bonus yang diraihnya dari Microsoft adalah USD 670.000, separuh dari nilai maksimal tapi tetap tinggi jumlahnya bagi orang kebanyakan. (fyk/ash)