Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Indosat Ajak KUMKM Berbagi Informasi

Indosat Ajak KUMKM Berbagi Informasi


- detikInet

Bandung - Kurangnya informasi menjadi salah satu kendala bagi Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM). Mengajak pelaku UMKM untuk berbagi informasi, Indosat sediakan layanan SMS komuniti dan value added service (VAS) bagi mereka.

Dalam program yang dimaksudkan untuk pengembangan komunitas serta mendukung upaya pemerintah dalam mensukseskan program pengembangan industri kecil dan menengah ini, Indosat Regional Jabar melakukan kerjasama dengan Dekopinwil Jabar untuk pengembangan sistem SMS Komuniti KUMKM.

"Kerjasama ini merupakan wujud komitmen kami untuk berperan serta dalam membangun usaha mikro kecil dan menengah melalui dukungan sistem aplikasi SMS Komuniti KUMKM," ujar Kepala Regional Indosat Jabar, Asep Suhendi saat berbincang dengan detikINET di sela-sela acara Cooperative Fair di Lapangan Gasibu, Rabu (4/8/2010) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama ini, imbuhnya, pelaku KUMKM kesulitan untuk mendapatkan informasi. Baik untuk mencari ataupun menjual produknya. Asep mencontohkan kondisi riil yang terjadi di lapangan adalah tidak terjangkaunya informasi ke pelosok-pelosok daerah. Sedangkan KUMKM menjadi andalan bagi perekonomian daerah.

"Seperti yang disampaikain oleh Kadis KUMKM Jabar, ada satu kondisi di Sumedang yang membutuhkan beras ketan, tapi harus membeli bahan bakunya ke Jateng. Padahal di Subang saat itu panen beras ketan. Dan mereka menjual ke Jateng. Nah, ini ada informasi yang terputus. Dengan adanya program ini, harapannya bisa menjembatani kebutuhan pelaku KUMKM di Jabar," paparnya.

Aplikasi SMS Menu Browser KUMKM tersebut merupakan Layanan Value Added Services (VAS) Indosat dengan menggunakan kode akses 7788 bagi para pengguna produk Indosat.

"Informasi-informasi yang dibutuhkan KUMKM di Jabar secara cepat dan mudah, dimanapun dan kapanpun, serta memberikan tambahan benefit tarif murah dan benefit lainnya secara Close User Group (CUG). Karena ponsel sudah menjadi kebutuhan dari masyarakat dimanapun," katanya.

Disinggung mengenai target pelaku KUMKM yang dapat memanfaatkan layanan ini, Asep mengatakan dari sekitar 8,2 juta pelaku KUMKM yang tersrbar di Jabar, 5-10 persennya diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas ini.

"Angka tersebut cukup realistis yah. Kita optimis ini bisa tercapai. Karena sebetulnya ini bukan yang pertama kali kita lakukan. Dulu tahun 2005 sudah saya lakukan untuk regional Jateng. Jadi apakah ini akan menjadi program nasional? Itu sangat mungkin," tukasnya.

(afz/wsh)





Hide Ads
LIVE