Lembaga itu bernama Aspindo--Asosiasi Server Pulsa Indonesia. Aspindo yang baru saja dibentuk lewat Munas dan Deklarasi di Jakarta, katanya telah memiliki anggota lebih dari 1.500 pengusaha server pulsa dari seluruh Indonesia.
"Salah satu tujuan kami membentuk asosiasi ini tak lain untuk mencegah timbulnya agen pulsa nakal. Sebab, kami bisa mudah mengenalinya lewat jaringan di Aspindo. Tujuan lainnya adalah untuk membantu pengusaha, seperti bantuan modal lunak dari bank," papar Dwi Lesmana, Ketua Umum Aspindo terpilih, dalam keterangannya, Jumat (16/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk diketahui, pengusaha server pulsa merupakan penyedia pulsa elektrik yang menggunakan media server untuk basis datanya. Dalam jalur distribusi pulsa, umumnya mereka mengambil pulsa dari para dealer operator dan mendistribusikan kepada agen-agen. Satu pengusaha server pulsa bisa melayani 20 ribu agen pengecer pulsa.
Sekjen Aspindo terpilih, Andry D Suwardi mengatakan, anggota Aspindo sudah tersebar mulai dari Sumatera hingga Papua. "Jumlah pengusaha server pulsa sudah banyak, tapi kami belum punya wadah sehingga ide pembentukan Aspindo dimunculkan," terangnya.
"Tahun depan, kami menargetkan ada 10 ribu angggota, termasuk dengan pengembang software untuk server pulsa yang jumlahnya ada seratus," kata Andry lagi.
Ia menegaskan, kehadiran Aspindo bukan bermaksud untuk merusak jalur distribusi pulsa operator telekomunikasi yang sudah ada. "Kami justru ingin bersinergi dengan operator dan pemerintah. Kami tak akan merusak jalur distribusi, apalagi mengambil alih distribusi dari dealer. Sangat jauh dari kesan itu," jelasnya.
Namun, Andry bilang, Aspindo juga mencoba untuk mendorong para operator agar tidak menerapkan kebijakan monopoli dealer. "Banyak di daerah seperti Jawa Timur, hanya dikuasai satu dealer sehingga mau tak mau kita ambil di satu dealer tersebut, dengan kehadiran Aspindo mudah-mudahan kita bisa mempengaruhi kebijakan operator untuk mencegah hal-hal semacam itu."
Tahap awal ini, Aspindo akan melakukan sejumlah agenda internal dan eksternal. Mulai dari pembentukan perangkat kepengurusan, serta melakukan sosialisasi ke operator telekomunikasi. "Kemarin kami baru berkunjung ke empat operator, nantinya semua akan kami sosialisasikan keberadaan Aspindo ke seluruh operator telekomunikasi," tandas Ketua Umum Aspindo.
Β
(rou/eno)