Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
HDS Tawarkan Komputasi Awan StaaS

HDS Tawarkan Komputasi Awan StaaS


- detikInet

Jakarta - Penyedia teknologi storage Hitachi Data Systems memperluas portofolio solusi untuk komputasi awan (cloud computing) dengan skema storage sebagai layanan Hitachi Cloud Services for Private File Tiering. Targetnya adalah pengguna enterprise.

Hitachi Cloud Service adalah paket portofolio solusi storage sebagai layanan atau dikenal juga sebagai Storage-as-a-Service (StaaS). Dimana pengguna membayar sesuai pemakaian. Jadi pengguna cukup membayar atas konsumsi storage yang digunakan pada saat pemakaian.

Selain itu, Hitachi juga menawarkan solusi awan online publik bekerjasama dengan Digi-Data Corporation. Layanan ini ditargetkan bagi perusahaan telekomunikasi, penyedia layanan dan integrator sistem yang menyediakan Layanan StaaS awam publik kepada konsumen individu maupun usaha kecil dan menengah (UKM).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Miki Sandorfi, Chief Strategist, File and Content HDS mengatakan, portofolio solusi, layanan dan teknologi komputasi awan terintegrasi dari HDS ini menyederhanakan dan mempercepat adopsi lingkungan awan privat, publik maupun hibrida.

"Para pelanggan tidak perlu membayar di muka untuk pemakaian storage dan bisa menambahkan kapasitas storage sesuai kebutuhan. Dari semua itu, mereka tidak perlu sumber daya apapun untuk mengelola lingkungan awan privat," tukasnya, dalam keterangannya, Senin (12/7/2010).

Data tak terstruktur seperti sistem file sharing atau home directory seperti dokumen bisnis, data file, rekaman PACS, video dan konten web saat ini tumbuh secara masif.

Menurut HDS, biasanya data-data ini disimpan dalam banyak server file independen atau dalam berbagai peranti NAS (Network Attached Service) yang biaya pemeliharaannya mahal. Selain berbiaya tinggi, cara ini juga memakan waktu dan sumber daya berharga yang justru sangat diperlukan untuk mengelola data aktif, sering diakses dan bernilai tinggi.

Akhirnya, porsi terbesar dari data yang bermukim di peranti NAS primer menyedot kapasitas secara signifikan dan membutuhkan backup secara berkala, yang pada gilirannya membutuhkan lebih banyak kapasitas di jaringan storage.
(ash/rns)







Hide Ads