Β
Kejadian naas ini terjadi di salah satu pabrik perangkat genggam Nokia di Salo, Finlandia barat. Padahal pabrik ini berkapasitas besar cukup besar dengan memiliki sekitar 2.200 pekerja.
Beruntung, Nokia berjanji untuk mencari jalan keluar terbaik atas masalah yang menyangkut 'sesuap nasi' ini. Seperti mencari lahan pekerjaan baru sebanyak mungkin bagi pekerja yang tergusur.
Hanya saja, setelah dilakukan pertemuan dengan perwakilan pihak pekerja, Nokia untuk sementara bakal menjalankan rotasi. Sedangkan ratusan pekerja lain harus rela dirumahkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebijakan perubahan yang melibatkan pekerja memang selalu menyakitkan. Namun, dengan rencana ini, tujuan kami adalah untuk menjamin persaingan di masa depan dan memproduksi perangkat genggam yang bernilai tinggi," tukasnya, dikutip detikINET dari Cellular News, Rabu (10/2/2010).
Jaringan pabrik manufaktur Nokia sendiri tak hanya berlokasi di Finlandia. Melainkan juga terdapat di negara lain seperti Brasil, China, Hungaria, India, Meksiko, Rumania, Korea Selatan, dan Inggris. (ash/fyk)