"Kami mengeliminasi sekitar 800 posisi yang tersebar di berbagai bidang bisnis dan lokasi, serta telah menyelesaikan rencana perampingan ini dengan lebih cepat," demikian statemen Microsoft yang dilansir AFP dan dikutip detikINET, Kamis (5/11/2009).
Tentunya, alasan utama pemecatan karyawan tersebut adalah untuk menghemat biaya operasional perusahaan. Apalagi di tengah kondisi ekonomi yang belum pulih total beberapa waktu belakangan, yang juga mendorong vendor teknologi lain melakukan hal serupa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi keuangan Microsoft memang tercatat kurang menggembirakan. Bulan lalu, Microsoft melaporkan keuntungannya jatuh 18 persen dari periode tahun sebelumnya. Sedangkan pendapatan total juga menurun 14 persen.
Sedangkan salah satu sebab penurunan adalah melemahnya permintaan konsumen di seluruh dunia terhadap komputer personal. Namun Microsoft optimistis kondisi finansialnya bakal terus membaik dengan kedatangan sistem operasi terbarunya, Windows 7. (fyk/faw)