Kerja sama ini memungkinkan IBM untuk menyediakan produk beserta dukungannya untuk produk Ethernet dari Juniper pada portofolio produk data center dari IBM.
Tambahan pilihan produk dari Juniper pada portofolio produk jaringan data center dari IBM menyediakan solusi jaringan terbaik dan mempercepat kesamaan visi kedua perusahaan tersebut dalam meningkatkan keekonomisan jaringan dan data center dengan mengurangi biaya, meningkatkan layanan dan pengelolaan resiko.Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jim Comfort menambahkan, "Perjanjian OEM dengan Juniper ini akan membantu jaringan data center IBM sehingga mampu menawarkan skalabilitas jaringan yang tak tertandingi, keandalan carrier-class dan penyederhanaan operasional, juga mempercepat implementasi virtualisasi aplikasi dan layanan ke pelanggan kami, serta meningkatkan nilai jaringan yang dimiliki."Β
Data center terkini membutuhkan kinerja yang lebih tinggi dan jaringan yang lebih sederhana sebagai elemen dasar evolusi yang dilakukan. Sementara terjadi tekanan untuk anggaran TI, kebutuhan data center meningkat seiring pertambahan volume data, kebutuhan akan layanan baru, kecepatan dan pengamanan jaringan, dan tentunya keandalan. Masih ditambah cloud computing yang akan mendorong lebih jauh kebutuhan skala besar, efisiensi dan elastisitas arsitektur jaringan dan data center.Β
"Perjanjian OEM ini mencerminkan hubungan kami yang semakin dalam dengan IBM, dan jalur baru ke pasar yang penting untuk Juniper," ujar Hitesh Sheth,Β executive vice president dan general manager, Ethernet Platforms Business Group, Juniper Networks.
Perjanjian OEM tersebut memungkinkan IBM System & Technology Group (STG) untuk memberi merek, label dan menjual beberapa switch Juniper EX Series Ethernet dan Ethernet Services router MX Series
Produk EX dan MX Series dari Juniper dirancang untuk meningkatkan inisiatif TI terdepan untuk penggabungan data center, virtualisasi server dan kesinambungan teknologi informasi.Β
Gabungan penawaran produk ini menawarkan penyederhanaan jaringan dan menekan biaya kepemilikan (total cost of ownership) hingga 61 persen untuk belanja modal (capital expenditures), hingga 46 persen untuk konsumsi daya, hingga 46 persen untuk solusi pendingin dan hingga 33 persen untuk kebutuhan ruang di data center.Β
Β
(faw/ash)