Β
Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Bidang Produk Dalam Negeri Djoenaidi Handojo saat ditemui di Departemen Perindustrian, Jumat (20/3/2009).
Β
Ia mengakui permintaan yang menurun berasal dari pelaku swasta yang selama ini produk-produknya berorientasi ekspor. Bahkan ia memperkirakan penurunan akan terjadi sepanjang 2009 sebesar 10%.
Β
"Di 2009 perkiraannya akan terjadi turun 10%, dengan ada stimulus mungkin bisa terangkat sama seperti tahun lalu," jelasnya.
Β
Berdasarkan data Apkomindo penjualan PC di 2008 mencapai 2 juta unit termasuk hardware dengan nilai kurang lebih US$ 800 juta, sedangkan untuk notebook mencapai 1,2 juta unit atau senilai US$ 700 juta.
Β
"Sudah terjadi penurunan di Maret 15% sampai 20% dollarnya sendiri kan naik 30%, tapi bulan Januari-Februari masih belum, karena kurs cukup tinggi, permintaan dari beberapa sektor berkurang," jelasnya.
Β
Selama ini produk PC desktop produk dalam negeri cukup mendomonasi pasar dalam negeri sebesar 80%-85%. Selain itu, kebanyakan yang terjual adalah produk yang tidak bermerek.
Β
Sedangkan untuk produk luar negeri mencapai 10% sampai 15%. Dari penguasaan pasar 80%-85%, produk dalam negeri yang bermerek itu sebesar 10% dan tidak bermerek 65% sampai 70%.
Β
"Pangsa pasar produk dalam negeri hampir 80% untuk produk desktop, notebook kita masih rendah pangsa pasarnya hanya 20% sampai 30%," tandas Djoenaidi.
(qom/wsh)