"Memang sekarang jumlah disc Blu-ray masih minim, tapi kami percaya, nantinya akan terjadi pergeseran dari DVD ke Blu-ray, sehingga jumlah pengguna Blu-ray akan meningkat," ujar Paul Daniel, Section Head Media Product Marketing LGEIN dengan optimistis, dalam acara peluncuran pemutar Blu-Ray, BD370 di Flawless Autolounge FX Entertainment, Rabu (4/3/2009).
Pangsa pasar Blu-ray di Indonesia memang masih kecil, yakni kurang dari 5 persen, digabung dengan DVD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, apakah kehadiran fitur tersebut tidak dikhawatirkan akan membuat harga pemutar Blu-ray menjadi mahal, sehingga masyarakat enggan membeli? Terkait hal ini, Paul menyebutkan bahwa target pasar yang ingin mereka bidik adalah kelas menengah ke atas, sehingga kekhawatiran masalah harga yang mahal ini tidak akan terlalu menjadi persoalan.
Pemutar Blu-ray BD370 tersebut akan mulai menyambangi pasar pada pertengahan Maret 2009. Target penjualan yang ingin dicapai adalah sekitar 1500 unit tiap bulan, dengan bandrol harga berkisar pada Rp 3,8 juta.
Sepertinya LG memang harus berjuang keras demi merebut hati konsumen yang terlanjur cinta mati dengan DVD. Hingga saat ini jumlah peminat DVD player memang masih bejibun. Di tahun 2008 silam, jumlah penjualan DVD player adalah sekitar 400 ribu unit per bulan. Oleh karena itu LG ingin terus membuat inovasi. Ke depannya LG ingin membuat interaksi antar pemilik pemutar Blu-ray dengan LAN.
(faw/fyk)