Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Rugi Besar, Lenovo 'Pulang Kandang' ke China

Rugi Besar, Lenovo 'Pulang Kandang' ke China


- detikInet

Hong Kong - Raksasa komputer China, Lenovo menderita kerugian besar. Untuk memulihkan kondisi perusahaan, Lenovo yang semula memfokuskan bisnis di mancanegara, khususnya Amerika, kini kembali pulang kandang ke China.

Dikutip detikINET dari PCWorld, Jumat (6/2/2009), China memang pasar terpenting Lenovo dengan 45 persen penjualan produk Lenovo terpusat di sana. Manajemen Lenovo kini juga kembali dikomandoi orang-orang China.

"Dengan perubahan ekonomi makro, bisnis kami di Eropa, Timur Tengah, Afrika dan Amerika Serikat kena imbas besar. Jadi, perusahaan kami akan meningkatkan fokus di China dan pasar-pasar yang tengah berkembang," papar Liu Chuanzi, chairman baru Lenovo kepada pers.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal tersebut ditandai dengan lengsernya CEO Lenovo yang asal Amerika Serikat, William Amelio. Hal ini berarti berakhirnya kepemimpinan CEO asal Amerika yang selama 4 tahun memegang posisi kunci tersebut. Amelio digantikan oleh Yang Yuanqing yang dulu juga pernah jadi CEO Lenovo.

Bersamaan dengan lengsernya Amelio, Lenovo mengumumkan mencatat kerugian US$ 97 juta dari total penjualan US$ 3,6 miliar. Ini berarti penurunan 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski kembali berfokus ke China, Lenovo yang telah mencaplok divisi PC dari IBM ini tetap ingin sukses secara global. Mereka menyatakan akan tetap melindungi posisi bisnis mereka yang sudah cukup mapan di kawasan Amerika Serikat maupun Eropa.

Sharing info soal Komputer? Gabung di detikINET Forum! (fyk/wsh)





Hide Ads
LIVE