Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Pasar TI di Surabaya Tak Terpengaruh Krisis

Pasar TI di Surabaya Tak Terpengaruh Krisis


- detikInet

Jakarta - Imbas krisis ekonomi yang melanda dunia ternyata tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penjualan produk-produk TI di Surabaya. Lantaran dianggap sudah merupakan kebutuhan, pembeli tetap saja memburu barang TI.

"Terpaan krisis tetap ada, tetapi tidak besar," ujar General Manager PT Sasana Boga selaku pengelola HiTech Mall Surabaya, Rudy Sukamto, kepada wartawan di sela-sela fair play campaign launching di HiTech Mall, Jalan Kusuma Bangsa Surabaya, Rabu (22/10/2008).

Hal itu, kata Rudy, dibuktikan dengan naiknya penjualan produk TI sebesar 10-20 persen. Selain itu jumlah pengunjung juga tidak mengalami penurunan, bahkan bertambah hingga 30 ribu pengunjung di akhir minggu. Sementara di hari normal, HiTech Mall mampu menjaring 24-25 pengunjung per hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Krisis paling hanya terasa satu minggu setelah itu semuanya normal," tambah Rudy.

Mengenai kelangkaan beberapa barang, Rudy mengatakan bahwa ada 2 penyebabnya. Yang pertama adalah memang barang dari pusat sedang kosong dan yang kedua bahwa hal itu memang disengaja penjual dengan menahan barang, menunggu dolar naik.

Untuk penyebab yang kedua, Rudy malah menyarankan para penjual agar tidak melakukannya. Alasannya, karena sebentar lagi tahun akan berganti. Seiring bergantinya tahun, produk baru jelas akan muncul. Jika para penjual terus menahan barangnyaΒ  maka yang rugi adalah penjual sendiri karena produk yang disimpannya akan turun harga.

Bagi Rudi naiknya harga dollar akibat imbas krisis masih dalam batas normal, dalam arti harga barang masih terjangkau daya beli masyarakat. Dan selama daya beli ada, tidak jadi masalah berapa pun kurs dolar akan naik

Β Β  Β 
Mau ngobrol seputar dunia komputer? Masuk saja ke detikINET Forum.


(iwd/ash)







Hide Ads