Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Laporan dari Shenzhen
Rayakan 100 Juta Handset, ZTE Incar 3 Besar Dunia
Laporan dari Shenzhen

Rayakan 100 Juta Handset, ZTE Incar 3 Besar Dunia


- detikInet

Shenzhen, China - ZTE, produsen perangkat telekomunikasi dari Cina, merayakan keberhasilan mereka menjual 100 juta buah handset ke pasaran. Puncak perayaan dilakukan di Hotel Sheraton, Shenzen, Cina, kota yang menjadi markas besar mereka, Kamis (25/9/2008) petang. Perayaan dihadiri Chairman ZTE, Hou Weigui dan puluhan wartawan dari dalam dan luar negeri.

β€œMencapai rekor penjualan 100 juta handset di industri ini jelas hal yang mencuri perhatian. Pencapaian ini bukti keunggulan dari tekonlogi kami dan pengalaman untuk memenuhi kebutuhan rekanan bisnis kami. Saya percaya, ZTE akan terus memainkan peran penting dalam persaingan industri handset untuk 5 tahun ke depan,” kata Hou Weigou.

Vice President ZTE untuk Handset, Xiong Hui lebih tegas menerjemahkan maksud 5 tahun ke depan. Katanya, ZTE berniat untuk bisa menjadi pemain industri handset terbesar ke-5 dunia dalam waktu 2 tahun dan menjadi 3 besar dunia dalam waktu 5 tahun ke depan. Saat ini 3 besar dunia diduduki oleh, Nokia, Samsung dan Motorola.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk memeriahkan acara perayaan '100 Juta Handset', ZTE juga mengundang juara olimpiade tunggal putri tenis meja, Zhang Yining. Ia memberikan kesaksian soal kebutuhannya akan handset masa kini. Zhang juga didaulat untuk memberikan secara simbolis program bantuan sosial untuk sekolah-sekolah di seputar Shenzen.

Dalam kesempatan yang sama, ZTE sekaligus meluncurkan produk ponsel terbarunya, U 990. Ponsel ini sekilas memiliki tampilan serupa dengan i-phone. Ponsel ini merupakan ponsel paling mutakhir yang dimiliki ZTE.

Dalam peta produsen handset dunia, ZTE saat ini berada di peringkat ke-6. Bekas BUMN militer Cina ini berada di bawah Nokia, Samsung, Motorola, SonyEricsson dan LG. ZTE dikenal memiliki strategi market berbeda dibanding dengan 5 kompetitornya di atas. ZTE menyerbu negara-negara berkembang dan masuk ke pasar melalui produk low end yang dikemas secara co-branding bersama operator lokal.

Sejauh ini, strategi tersebut berhasil melambungkan ZTE dari posisi bawah hingga menembus 6 besar produsen handset dunia. Di Afrika, mereka menguasai sampai dengan 70% pangsa pasar. Sementara di India, sudah dikapalkan 10 juta handset. Sementara di Indonesia, untuk tahun 2007 saja, ZTE sudah mengapalkan 2 juta unit handset. (tbs/wsh)





Hide Ads